Kepala Bidang Hubungan Masyarakt (Kabid Humas) Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito (Sumber: Humas Polri)
JAYAPURA, KOMPAS.TV – Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengerahkan personel Brimob untuk melakukan penyekatan di sejumlah titik sebagai upaya penanganan konflik antar-kelompok di Kabupaten Jayawijaya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito menjelaskan, pengerahan personel Brimob untuk melakukan penyekatan bertujuan agar kedua kelompok tidak saling menyerang.
Menurut dia, hingga saat ini ada tujuh titik yang masih terus dijaga oleh satu satuan setingkat kompi (SSK) Brimob.
Baca Juga: Khawatir Perang Suku di Wamena Meluas, Ratusan Warga Jayapura Pilih Mengungsi | KOMPAS PETANG
"Penempatan anggota Brimob di sejumlah titik itu untuk melakukan penyekatan agar kedua kelompok yang berkonflik tidak saling menyerang," kata dia di Jayapura, Selasa (19/5/2026), seperti dikutip Antara.
Selain penyekatan, upaya yang dilakukan adalah melibatkan sejumlah pihak untuk menghentikan pertikaian.
"Keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat meredam konflik agar tidak berkepanjangan," kata Cahyo Sukarnito.
Menurutnya, dari laporan yang diterima terungkap dampak konflik yang terjadi menyebabkan 874 warga mengungsi untuk mengamankan diri beserta keluarga.
Baca Juga: Perang Suku Pecah di Wamena! Polda Papua: Dipicu Gara-Gara Denda Adat | KOMPAS PETANG
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya
Sumber : Antara
- polda papua
- perang antarsuku
- perang kelompok
- wamena
- konflik antarsuku





