10 Hari Pascakecelakaan Maut Libatkan TKA Cina di Tanjungpinang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Proses hukum kasus kecelakaan maut yang menewaskan anggota TNI AL setelah terlibat insiden dengan rombongan tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok di Kilometer 13 Kota Tanjungpinang masih terus berjalan. Hingga Selasa (19/5/2026), atau 10 hari pascakejadian, Satlantas Polresta Tanjungpinang belum menetapkan tersangka.

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, mengatakan penyidik masih melengkapi administrasi dan melakukan pemeriksaan lanjutan terkait perkara tersebut.

“Masih dalam proses. Salah satu anggota masih melakukan pendalaman karena itu merupakan kelengkapan administrasi,” ujar Kombes Pol Indra.

Ia menjelaskan, hasil penanganan perkara belum dapat diumumkan karena penyidik masih menunggu seluruh tahapan pemeriksaan selesai. Polisi memastikan perkembangan kasus akan disampaikan secara berkala kepada publik.

“Nanti hasilnya akan terus kami update dan akan kami rilis,” katanya.

Selain itu, pihak kepolisian juga belum dapat memastikan kemungkinan adanya penyelesaian damai antara keluarga korban dan pihak terkait. Hingga kini, komunikasi dengan keluarga korban disebut masih berlangsung.

“Pihak keluarga belum bisa saya pastikan. Nanti akan diinformasikan kembali,” tegas Indra.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Iptu Werry Wilson Marbun, mengungkapkan pihaknya akan menggelar perkara terlebih dahulu sebelum menyerahkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Tanjungpinang.

“SPDP belum kami serahkan. Besok kami akan gelar perkara, kemudian baru kami serahkan ke Kejaksaan Negeri Tanjungpinang,” ujarnya.

Di sisi lain, Kejaksaan Negeri Tanjungpinang mengaku hingga saat ini belum menerima SPDP terkait kasus kecelakaan maut tersebut.

“Belum masuk SPDP-nya,” ujar Kasi Intel Kejari Tanjungpinang, David.

Kasus kecelakaan yang melibatkan delapan TKA asal Cina dalam satu kendaraan itu menyita perhatian masyarakat karena menewaskan seorang prajurit TNI Lanudal.

Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka parah, termasuk salah satu bagian kaki yang putus akibat insiden tersebut.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
She Inspires: Gladys & Meda, Menciptakan Ruang Aman Lewat Nyanyi Bareng Jakarta
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Langganan PlayStation Plus Naik Lagi, Segini di Indonesia
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Modus Kasih Uang Rp 10.000, Tukang Rujak di Jakbar Cabuli Siswi SD Empat Kali
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Kendaraan di Pantura Situbondo Tewaskan Pemotor
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Emiten TP Rachmat Autopedia (ASLC) Bidik Pertumbuhan Dobel Digit 2026
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.