JAKARTA, KOMPASTV - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pemerintah mengkaji ulang rencana keterlibatan Indonesia dalam skema BOP di Gaza sebelum memutuskan mengirim pasukan ke wilayah konflik tersebut.
Dalam rapat bersama Menteri Pertahanan dan Panglima TNI, TB Hasanuddin menyoroti bahwa dalam skema BOP tidak terdapat perwakilan Palestina, sementara sejumlah negara termasuk Israel terlibat dalam mekanisme tersebut.
“BOP itu wakil dari Palestina tidak ada. Sementara yang ada beberapa negara termasuk Israel dan dipimpin oleh Donald Trump. Mohon dikoreksi kalau saya salah. Dan andaikan Donald Trump itu tidak jadi presiden, maka dia tetap menjadi chief dari BOP,” kata TB Hasanuddin dalam rapat tersebut.
TB Hasanuddin mempertanyakan nantinya pasukan Indonesia akan bertanggung jawab kepada siapa apabila dikirim melalui skema tersebut.
“Kalau kita mengirimkan pasukan ke sana tentu bertanggung jawab kepada siapa?” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah perlu melakukan pengkajian berulang sebelum mengambil keputusan agar pengiriman pasukan tidak berujung menimbulkan korban sia-sia.
“Kami menyarankan kepada Bapak, mohon ini bolak-balik diuji keadaan di lapangannya sehingga kita nanti tidak gegabah mengirim pasukan,” tutur TB Hasanuddin.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Aqshal
Baca Juga: 2 Relawan Indonesia Ditangkap Tentara Israel, GPCI Sorot Lokasi Intersep Dilakukan
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- tb hasanuddin
- bop
- gaza
- menhan





