Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan maraknya praktik pencurian sumber daya alam Indonesia oleh kapal asing di wilayah perairan nasional.
Menurutnya, aktivitas ilegal tersebut terjadi hampir setiap malam dan menjadi tantangan serius yang harus dijawab dengan penegakan kedaulatan di laut Indonesia.
“Bumi dan air kita sangat luas. Tiap malam puluhan ribu kapal berbendera asing mengambil kekayaan kita secara ilegal, secara tidak sah. Harus kita tegakkan kedaulatan kita di lautan kita sendiri,” kata Prabowo saat berpidato dalam Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/5).
Prabowo mengatakan Indonesia sesungguhnya memiliki modal yang sangat kuat untuk menjadi negara maju dan mewujudkan berbagai cita-cita pembangunan nasional. Menurutnya, salah satu kekuatan utama Indonesia terletak pada posisi geografis yang sangat strategis.
“Kita sesungguhnya memiliki modal yang sangat kuat untuk mewujudkan cita-cita dan harapan ini. Posisi geografis kita sangat strategis. Puluhan persen perdagangan dunia melalui perairan kita,” ujarnya.
Prabowo pun menekankan Indonesia memiliki wilayah daratan dan lautan yang sangat luas dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Tapi, potensi tersebut harus dijaga agar tidak terus dieksploitasi secara ilegal.
Prabowo juga menyinggung potensi besar pasar domestik Indonesia yang didukung bonus demografi. Menurutnya, jumlah penduduk Indonesia dapat menjadi kekuatan ekonomi besar apabila dikelola secara optimal.
“Kita memiliki bonus demografi yang menopang konsumsi domestik dan pasar domestik yang besar. Pasar kita bisa sebesar Eropa. Dan sungguh sumber daya alam kita melimpah,” kata Prabowo.
“Kita punya komoditas-komoditas yang sangat berharga. Batu bara kita, nikel kita, tembaga kita, minyak kelapa sawit kita, logam tanah jarang, kekayaan lautnya melimpah,” pungkasnya.




