Menlu Sugiono: Komunikasi dengan 9 WNI yang Ditahan Israel Masih Terbatas

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Menteri Luar Negeri RI, Sugiono mengaku telah melakukan komunikasi dengan perwakilan Indonesia di Yordania dan Turki guna mencari informasi perkembangan terbaru terkait sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan Israel saat mengikuti misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0.

"Jadi kita sudah melakukan komunikasi teman-teman di Kementerian Luar Negeri di Jordan dan Turki untuk memastikan kondisi dari rekan-rekan kita yang di-intercept dan ditahan oleh Israel,” kata Sugiono di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Namun demikian, ia mengakui hingga kini informasi terkait kondisi para WNI masih terbatas lantaran sulitnya akses komunikasi dengan mereka.

BACA JUGA:Prabowo Sampaikan Pidato KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR, Gerindra Sebut Tradisi Baru Pemerintahan

“Sejauh ini informasi yang kita terima itu masih sulit karena komunikasi yang terbatas,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah mengapresiasi semangat seluruh masyarakat yang mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF).

Pemerintah juga berkoordinasi dengan negara-negara lainnya yang warganya ikut ditahan oleh zionis Israel.

"Kami juga terus melakukan upaya koordinasi karena kita tidak punya hubungan langsung. Jadi kita minta tolong kepada teman-teman kita yang pertama mengalami nasib serupa juga dari warga negaranya, kemudian dari teman-teman yang ada di Jordan dan Turki," kata Sugiono.

BACA JUGA:Menakar Nasib IHSG Hari Ini Sambut Pidato Prabowo di Rapat Paripurna DPR, Anjlok Lagi atau …

"Kita doakan semoga mereka kondisinya baik-baik saja dan bisa segera kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat," pungkasnya.

Seperti diketahui, setidaknya terdapat 3 orang jurnalis Indonesia yang ditahan oleh militer Israel ketika rombongan GSF 2.0 hendak menembus ke Gaza.

Salah satunya jurnalis Republika yang belakangan viral karena mengaku dirinya sedang disandera oleh tentara Zionis Israel usai terjadi penangkapan di perairan Siprus, Mediterania Timur.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RMKE Umumkan Rencana Stock Split 1:5 Tingkatkan Likuiditas dan Akses Investor
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
FULL! Menkeu Purbaya Klaim Ekonomi RI Tetap Kuat: Kalau Pegang Dolar Sekarang, Jual Aja
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Tiga Calon Haji Bengkulu Dirawat di RSAS Jelang Armuzna
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
IHSG Melemah Setelah Pidato Prabowo, Investor Cermati Kebijakan Pemerintah
• 1 jam lalukompas.id
thumb
Jurusan Kuliah Sepi Peminat Tapi Berpotensi Gaji Tinggi
• 4 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.