Liputan6.com, Jakarta - DPR menggelar rapat paripurna ke-19 masa persidangan V tahun sidang 2025-2026 pada Rabu, 20 Mei 2026. Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN Tahun Anggaran 2027.
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengaku terkejut Presiden hadir untuk menyampaikan pidato di depan anggota DPR.
Advertisement
"Cukup mengejutkan. Hari ini saya memperoleh undangan rapat paripurna DPR RI dengan pesan bahwa presiden akan hadir." ujarnya di Jakarta, Rabu (20/5/2026)
Menurutnya, hal tersebut menandakan ada hal yang khusus karena untuk pertama kalinya presiden langsung turun tangan untuk menyampaikan kerangka ekonomi makro.
"Dugaan saya, pasti ini karena situasi khusus. Karena kalau situasi biasa-biasa saja, situasi normal, seharusnya presiden cukup menugaskan Menkeu mewakili pemerintah menjelaskan kepada rakyat, melalui forum paripurna DPR," tuturnya.
Ketika ditanya mengenai harapan apa yang akan disampaikan oleh Presiden esok, Ia berharap agar presiden menyampaikan situasi asli di lapangan.
"Kita harapkan presiden menyampaikan situasi real yang memberikan harapan. Karena penyampaian kerangka ekonomi makro ini penting untuk menjadi acuan para pelaku ekonomi, para investor," pungkasnya.




