Grid.ID - Derby Romero mengungkapkan masa paling sulit yang pernah dialaminya selama menjalani kehidupan. Menurut Derby, momen tersebut terjadi saat dirinya harus menghadapi kehilangan sosok sang ayah.
Pria berusia 35 tahun itu mengaku peristiwa tersebut menjadi titik yang mengubah banyak hal dalam hidupnya. Keadaan yang terjadi saat itu membuat dirinya harus menghadapi tanggung jawab besar dalam waktu singkat.
“Kalau masa tersulit aku, kayaknya waktu papaku meninggal,” ujarnya dikutip dari YouTube @Merry-Riana pada Rabu, (10/5/2026).
Derby mengatakan situasi tersebut terasa semakin sulit karena sang ayah juga terlibat dalam perjalanan kariernya. Saat itu, ayahnya masih berperan sebagai produser yang mengurus berbagai pekerjaan miliknya.
“Karena waktu papa meninggal, kondisinya dia masih produser aku, aku ditinggalkan beberapa pekerjaan yang harus aku selesaikan wich aku belum terlalu mengerti gitu,” ungkapnya.
Di tengah kondisi berduka, Derby juga harus menghadapi tanggung jawab lain dalam keluarganya. Ia merasa keadaan membuatnya harus tumbuh lebih cepat dibandingkan usianya saat itu.
“Waktu itu kan aku masih muda, terus aku punya tanggung jawab untuk jadi tulang punggung menghidupi Ibu dan dua adik gitu,” tuturnya.
Saat itu, Derby mengaku dirinya masih berada di usia yang cukup muda. Namun, keadaan memaksanya untuk mengambil peran yang lebih besar di dalam keluarga.
“Umur 20-21 tahun gitu. Jadi lumayan kaget karena tiba-tiba harus jadi sosok ayah di rumah gitu ya,“ katanya.
Derby menilai masa tersebut menjadi periode hidup paling berat yang pernah dijalaninya. Banyak hal yang akhirnya harus dikorbankan demi memenuhi kebutuhan keluarga.
“Disitu sih menurut aku hidup terberat aku, karena memang aku banyak banget akhirnya mengorbankan mimpi aku untuk akhirnya fokusnya cari uang nih,“ tutupnya. (*)
Artikel Asli




