JAMBI, KOMPAS.TV - Tim pencarian dan pertolongan atau search and rescue (SAR) Jambi mengevakuasi tiga pekerja yang meninggal dunia diduga akibat keracunan gas di palka kapal tongkang KM TS Daya Niaso, Rabu (20/5/2026).
Juru bicara Basarnas Jambi, M Luthfi menjelaskan, kapal tongkang KM TS Daya Niaso diketahui sedang dalam perbaikan di pinggir Sungai Batanghari, Jambi.
"Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi menggelar operasi penyelamatan terhadap tiga pekerja yang diduga keracunan gas di dalam palka tongkang KM TS Daya Niaso," kata dia di Jambi, Rabu, seperti dikutip Antara.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Niaso, Kabupaten Muaro Jambi. Ketiga korban diidentifikasi sebagai Zulkarnain, Popo, dan Rudiansyah.
Baca Juga: Menteri HAM Buka Suara soal Dugaan 210 SIswa Keracunan MBG, 84 Dapur Surabaya Belum Berizin SLHS
Luthfi menduga mereka mengirup gas berbahaya saat melakukan perbaikan di dalam palka kapal tersebut.
"Mereka diduga mengalami keracunan gas berbahaya saat melakukan perbaikan di dalam palka kapal," tuturnya.
Ia menuturkan, laporan pertama kali diterima petugas siaga pukul 09.15 WIB dari Sani, pemilik tongkang.
Berdasarkan informasi awal yang diterima, ketiga korban memasuki kapal untuk bekerja sekitar pukul 08.55 WIB.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Antara
- pekerja tewas keracunan gas
- gas beracun
- jambi
- kapal tongkang
- pekerja kapal tongkang
- SAR Jambi





