FAJAR, MAKASSAR — Penutupan Pekan Literasi Hari Buku Nasional 2026 yang digelar Perpustakaan Universitas Hasanuddin berlangsung meriah di Perpustakaan Unhas, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menjadi momentum memperkuat budaya literasi di kalangan sivitas akademika hingga pelajar di Kota Makassar.
Sekretaris Perpustakaan Unhas, Ansar Saud menjelaskan, perpustakaan itu bukan hanya tempat membaca buku atau literatur, tapi juga tempat menghadirkan banyak kegiatan menarik untuk menyuburkan budaya literasi.
Ia menjelaskan pada hari penutupan, kegiatan ditutup dengan berbagai games edukatif dan pembagian hadiah yang diikuti pelajar SMA hingga komunitas literasi di Makassar.
“Semoga setelah acara ini kita lebih selalu ingat untuk membaca buku setiap hari, bukan hanya untuk sivitas akademika Unhas tetapi juga masyarakat Kota Makassar dan Sulawesi Selatan,” tuturnya.
Ansar menyebut, kegiatan tersebut merupakan gagasan Kepala Perpustakaan Unhas, Munira Hasim sebagai upaya meramaikan Hari Buku Nasional sekaligus meningkatkan budaya literasi.
Sementara itu, Ketua Panitia Pekan Literasi, A. Nasri mengatakan penutupan kegiatan berlangsung lancar dengan sejumlah agenda penilaian stan pameran terbaik.
“Kami menilai beberapa stand pameran, mulai dari stand terinovatif, terkreatif hingga stand dengan pengunjung terbanyak,” katanya.
Nasri mengungkapkan, Pekan Literasi 2026 merupakan kegiatan perdana yang digelar dalam format sepekan literasi. Ke depan, pihaknya menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang dalam skala nasional dengan melibatkan seluruh perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia.
“Target kami tahun depan kegiatan ini bisa lebih besar dengan mengundang seluruh perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia. Kami berharap ini menjadi agenda rutin tahunan Perpustakaan Unhas,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membangun budaya baca, tetapi juga mendorong dosen dan mahasiswa lebih produktif menghasilkan karya ilmiah dan buku.
“Tahun ini dukungan datang dari Pemerintah Kota Makassar, mudah-mudahan tahun depan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga bisa kita dapatkan,” pungkasnya.





