Pembayaran Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Secara Digital

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, NUSA TENGGARA TIMUR - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan penandatanganan kerja sama integrasi layanan payment gateway antara PT Finnet Indonesia (Finpay) dan Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) Pemprov NTT pada aplikasi PRO NTT.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya modernisasi sistem pembayaran layanan daerah, khususnya pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan berbagai retribusi daerah lainnya agar lebih mudah diakses masyarakat secara online.

BACA JUGA: Pinjol & Paylater Marak Terjadi, Indodax Dorong Generasi Muda Mulai Rutin Berinvestasi

Aplikasi PRO NTT merupakan platform digital yang dikembangkan oleh BPAD Pemprov NTT untuk menghadirkan layanan publik terintegrasi bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Sebelum integrasi dilakukan, proses pembayaran masih mengandalkan metode manual melalui loket maupun Virtual Account yang dinilai memiliki sejumlah keterbatasan dalam praktiknya.

BACA JUGA: KDM Usul 70 Persen Pajak Tambang Kembali ke Desa, Ini Alasannya

Melalui integrasi payment gateway dari Finnet, sistem pembayaran kini mendukung transaksi digital secara real time dengan pilihan metode pembayaran yang lebih beragam dan fleksibel.

Masyarakat kini bisa melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit, QRIS, Dana, LinkAja hingga Virtual Account dari BRI, Bank Mandiri, BNI, BCA, Bank Mega, Maybank hingga bank pembangunan daerah.

BACA JUGA: Siap-siap! Puluhan Ribu Aset Rumah Second Bakal Dilelang

Direktur Utama Finpay, Rakhmad Tunggal Afifuddin mengatakan hadirnya sistem pembayaran digital terintegrasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak dan layanan daerah lainnya tanpa harus datang langsung ke loket pelayanan.

"Selain mempercepat proses transaksi, integrasi tersebut juga dinilai dapat mendorong inklusi keuangan digital di daerah serta meningkatkan transparansi dan ketepatan waktu pembayaran layanan publik," ujar Rakhmad.

Kerja sama ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam membangun ekosistem layanan digital yang lebih modern, efisien, dan terintegrasi sebagai bagian dari visi menjadikan NTT sebagai salah satu provinsi yang adaptif terhadap transformasi digital di Indonesia.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Alasan Prabowo Paparkan Kondisi Ekonomi dan RAPBN 2027 di Paripurna DPR
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Membakar Kembali Api Trisakti di Tengah Badai Krisis, Refleksi Kebangkitan Nasional
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tekan Kriminalitas, Bupati Lumajang Intruksikan Pemasangan CCTV di 825 Dusun Rampung Bulan Depan
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Imigrasi Tangerang Deportasi 19 WNA Terduga Sindikat Love Scamming
• 13 menit lalukompas.com
thumb
Cek Lapak Pedagang, Bupati Jeje Jamin Kesehatan Hewan Kurban di Bandung Barat
• 2 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.