Terkini, Jeneponto – Sebuah monumen bersejarah kini menjulang kokoh dan megah di tengah kawasan pembangunan, menjadi saksi bisu sekaligus ikon baru semangat kebersamaan. Rabu, 20 Mei 2026, Tugu TMMD ke-128 Tahun 2026 yang digelar Kodim 1425/Jeneponto resmi berdiri di titik nol pembangunan jalan rabat beton, tepatnya di Dusun Bonto Te’ne, Desa Arpal, Kecamatan Arungkeke.
Berada di sepanjang jalan rabat beton yang kini terbentang rapi dan siap dimanfaatkan warga, tugu ini tidak hanya memperindah pemandangan kawasan, namun memiliki makna mendalam yang menyentuh hati. Tertulis jelas di bagian depan, semboyan “Bersama Rakyat TNI Kuat” seolah menjadi nyawa yang menyatu dengan struktur bangunannya, mengingatkan setiap orang yang melintas bahwa setiap kemajuan yang ada lahir dari kerja sama, gotong royong, dan ikatan batin yang erat antara TNI dan masyarakat.
Lebih dari sekadar bangunan fisik, keberadaan tugu ini menjadi penanda sejarah yang abadi. Ia menandai dimulainya akses baru yang mengubah wajah wilayah, sekaligus menjadi simbol bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tidak hanya meninggalkan hasil pembangunan yang bisa dilihat mata, tetapi juga nilai-nilai persatuan yang akan terus dikenang dan dirasakan manfaatnya hingga bertahun-tahun ke depan.
Simbol Pengabdian: Lebih dari Sekadar Infrastruktur, Membangun Harapan dan Persaudaraan
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-128 Tahun 2026 Kodim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, menjelaskan bahwa pendirian tugu ini memiliki filosofi yang sangat dalam. Bagi para prajurit dan seluruh pihak yang terlibat, monumen ini merupakan cerminan nyata semangat juang, persatuan, dan pengabdian sepenuh hati TNI kepada rakyatnya.
“Keberadaan tugu TMMD ini merupakan simbol bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat. Kehadiran kami di sini bukan hanya bertujuan membangun infrastruktur fisik seperti jalan yang terbentang luas ini, tetapi jauh lebih dari itu: kami ingin membangun harapan, menumbuhkan kembali semangat gotong royong, serta mempererat hubungan emosional yang telah ada selama ini bersama masyarakat,” ungkap Letkol Abdul Muthalib.
Ia menambahkan, setiap kegiatan dan hasil kerja yang dihasilkan dalam rangkaian TMMD ini dirancang agar membawa manfaat jangka panjang, tidak hanya selesai saat acara berakhir, namun terus dirasakan kegunaannya dan dikenang maknanya oleh warga Desa Arpal dan sekitarnya.
Lokasi Strategis: Titik Nol Jalan, Awal Baru Kemajuan Ekonomi Wilayah
Pemilihan lokasi pendirian tugu di titik nol jalan rabat beton bukanlah hal kebetulan, melainkan memiliki pertimbangan strategis dan makna khusus. Letkol Abdul Muthalib menyampaikan bahwa tempat ini dipilih karena menjadi titik awal lahirnya akses baru yang akan mengubah pola aktivitas dan kehidupan masyarakat secara keseluruhan.
“Jalan rabat beton yang kami bangun ini menjadi urat nadi baru. Lokasi ini adalah awal dari segalanya, awal dari kemudahan yang akan dirasakan warga sehari-hari. Melalui jalan ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin terbuka lebar, akses ke pusat kegiatan, pasar, hingga fasilitas umum menjadi semakin mudah, dan yang paling utama adalah dapat mendorong serta meningkatkan perekonomian warga di Desa Arpal dan wilayah sekitarnya,” jelasnya.
Ia juga menegaskan, TMMD ke-128 ini dirancang untuk meninggalkan jejak pengabdian yang nyata dan bermanfaat. Dengan selesainya pembangunan jalan dan berdiri megahnya tugu ini, pesan utama yang ingin disampaikan adalah bahwa kekuatan TNI sejatinya tidak ada di senjata maupun kekuatan fisik semata, melainkan lahir dari kedekatan, kepercayaan, dan kebersamaan yang erat bersama rakyat.
“Tugu ini menjadi pengingat abadi, bahwa selama TNI selalu dekat dan bersatu dengan rakyat, maka kekuatan dan kemampuan untuk mengabdi serta membangun negeri akan selalu ada dan terus tumbuh. Seperti yang tertulis di sana: Bersama Rakyat, TNI Kuat,” tegas Dansatgas dengan nada tegas dan penuh keyakinan.
Dengan berdirinya tugu ini, kini Desa Arpal memiliki ikon baru yang tidak hanya menjadi objek kenangan, tetapi juga menjadi sumber semangat bagi warga untuk terus bekerja sama, membangun daerahnya, dan menjaga keharmonisan yang telah terjalin erat bersama TNI. Kehadiran jalan rabat beton dan tugu TMMD ini menjadi bukti nyata bahwa gotong royong adalah kekuatan terbesar dalam mewujudkan kemajuan bersama.




