JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah rumah warga di Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, terkena peluru nyasar pada Rabu (20/5/2026).
Pemilik rumah, Hamidah (50), mengatakan, awalnya ia mendengar suara ledakan dari atap rumah yang menyerupai suara petasan.
"Tiba-tiba ada suara seperti petasan, suaranya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Dari arah kiri atas, setelah itu tiba-tiba ada peluru jatuh di sini (lantai)," ungkap Hamidah saat ditemui Kompas.com di rumahnya, Rabu (20/5/2026).
Baca juga: Cerita Lili Hadapi Tantangan Cari Kerja: Sulit Temukan Posisi Sesuai Pengalaman
Ia menjelaskan, saat peristiwa terjadi dirinya sedang duduk di sofa, sementara anaknya yang berusia tujuh tahun sedang tidur di lantai.
Ia mengungkapkan, peluru nyasar itu jatuh tepat di depan dirinya, di sebelah kaki sang anak.
"Saya langsung pegang pelurunya, masih panas. Anak saya kaget dan langsung memeluk saya," jelas Hamidah.
Hamidah mengaku tidak mengetahui asal peluru tersebut. Namun, proyektil peluru sudah dibawa polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.
Seusai mendapatkan ada peluru nyasar, ia langsung bergegas menelepon sang suami untuk meminta bantuan ke Ketua RT.
"Saya minta suami lapor ke RT, zetelah itu mungkin RT langsung lapor ke polisi. Kurang lebih setengah jam polisi datang mengambil proyektilnya," ungkapnya.
Baca juga: 5 Kontrakan di Jatinegara Jaktim Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa
Sementara itu, Kapolsek Ciracas Kompol Rohmad membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait asal peluru nyasar itu.
"Iya masih penyelidikan," ungkap Rohmad.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang