Mahasiswa FEB UGM Sambangi Pertamina, Intip Dapur Ketahanan Energi

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Puluhan mahasiswa dari Ikatan Keluarga Mahasiswa Manajemen (IKAMMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyambangi Gedung Patraloka, Jakarta.

Mereka ingin melihat bagaimana upaya menjamin pasokan bahan bakar tetap aman dari ujung sabang sampai merauke setiap harinya. 

BACA JUGA: Wujudkan Ketahanan Energi Nasional, Bea Cukai Fasilitasi PSN

Kunjungan industri ke PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) ini menjadi ajang bagi para mahasiswa untuk "mengintip" langsung kompleksitas tata kelola manajemen dan proses bisnis hilir minyak dan gas (migas) di Indonesia.

Bukan sekadar kunjungan biasa, para mahasiswa disuguhi paparan komprehensif mengenai peran strategis Pertamina dalam menjaga urat nadi energi nasional. Mereka belajar bagaimana raksasa energi ini mengelola kilang, mengoperasikan armada kapal, hingga mendistribusikan BBM dan LPG melalui jaringan terminal yang masif.

BACA JUGA: Dukung Ketahanan Energi, Blok Cepu Pasok 620 Ribu Barel ke Pertamina

"Kami ingin mahasiswa melihat secara nyata bagaimana proses pengelolaan energi nasional," kata Vice President Business Development & Subsidiary PT Pertamina Patra Niaga, Sigit Setiawan dalam keterangannya dikutip Rabu (20/5).

Menariknya, diskusi tidak hanya bicara soal minyak bumi konvensional. Mahasiswa UGM juga diajak membedah roadmap transisi energi hijau masa depan yang tengah digarap serius oleh Pertamina, mulai dari pengembangan Biosolar B40 hingga bahan bakar pesawat ramah lingkungan, Sustainable Aviation Fuel (SAF).

BACA JUGA: Paiton Energy Ajak Generasi Muda Dukung Transisi dan Ketahanan Energi

“Fokus utama kami adalah memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat dengan mengoptimalkan efisiensi rantai pasok operasional melalui infrastruktur yang terintegrasi,” ujarnya.

Dia menyebutkan, Pertamina terbuka bagi generasi muda yang ingin belajar langsung di lapangan. Dia berharap kolaborasi ini bisa membuka mata para mahasiswa mengenai realita industri yang sesungguhnya.

"Lewat kolaborasi ini, rekan-rekan mahasiswa dapat lebih memahami bagaimana pemerintah dan Pertamina hadir dalam memastikan ketahanan energi saat ini dan ke depan," tambahnya.

Sigit menyatakan, pembentukan Sub Holding Downstream merupakan langkah nyata perusahaan untuk bergerak lebih lincah dan efisien.

Apresiasi tinggi datang dari pihak akademisi. Dosen Pembimbing IKAMMA FEB UGM, Dwi Astuti Barokah, mengungkapkan bahwa pengalaman hands-on seperti ini sangat mahal harganya bagi mahasiswa manajemen yang selama ini lebih banyak berkutat dengan teori di ruang kuliah.

“Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi jembatan yang bermanfaat bagi mahasiswa kami dalam menjelajahi wawasan baru dan mengenal lebih dekat lingkungan kerja profesional," kata Dwi.

Ia juga berharap sinergi ini melahirkan inspirasi baru dan peluang kerja sama yang berdampak positif baik bagi dunia akademik maupun industri di masa depan. (esy/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya beberkan alasan ogah naikkan harga BBM bersubsidi
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo Perketat Ekspor SDA RI: Sawit, Batu Bara hingga Fero Alloy Kini Wajib Lewat BUMN
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK Sita Empat Mobil dan HP dalam Kasus Gratifikasi Bupati Ponorogo
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Iran Balas Ancaman Trump: Kami Sudah Siapkan Kejutan Spesial Untuk Kalian!
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Rupiah di Ujung Kepercayaan Pasar
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.