JAKARTA, KOMPAS.TV - Otoritas Iran telah mendirikan pos pelatihan senjata publik di Teheran.
Di pos tersebut, warga diperlihatkan cara dasar menangani senapan serbu dan senapan mesin di tengah kekhawatiran akan konflik yang kembali terjadi dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Dipantau dari video yang dilansir Viory, Selasa (20/5/2026) malam, menunjukkan pria dan wanita diberi instruksi tentang cara menangani, merakit, dan membongkar senapan.
"Kami akan berdiri teguh sampai saat terakhir, sedemikian rupa sehingga jika Pemimpin berkata, 'Bergerak sekarang,' kami tidak akan ragu sedetik pun," kata peserta pelatihan Saeed Zargarabadi.
Ia menyatakan kesiapannya untuk bertindak jika Amerika Serikat atau Israel menyerang Iran kembali.
"Kami akan bertindak, dan dari Amerika dan Israel yang kriminal, kami akan mengambil apa yang harus kami ambil untuk negara kami," ucapnya.
Baca Juga: [FULL] Analisis Peneliti dan Pakar soal Strategi Trump Usai Batalkan Serangan ke Iran
Warga Teheran, Samaneh Alinaghi mengatakan, saat ini Iran sekarang dalam situasi perang dan mengetahui cara kerja senjata lebih baik baginya dalam situasi di tengah konflik dengan AS-Israel.
"Saya merasa bahwa karena mereka menawarkan pelatihan ini, lebih baik bagi kita untuk mengetahui cara kerjanya. Ini bukan tingkat profesional, tetapi setidaknya memahami dasar-dasarnya berguna bagi kita," ujar Samaneh Alinaghi.
Pelatihan ini merupakan bagian dari kampanye Janfada, atau 'Pengorbanan untuk Iran', yang menurut media Iran diluncurkan untuk menunjukkan kesiapan publik dalam membela negara setelah serangan AS dan Israel awal tahun ini.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Deni-Muliya
Sumber : Viory
- iran
- teheran
- warga iran latihan senjata
- amerika serikat
- as
- israel





