Jakarta (ANTARA) - World Boxing Association (WBA) menyatakan tidak akan mengakui Rico Verhoeven sebagai juara kelas berat ( di atas 90,7 kg) WBA jika menggulingkan juara dunia Oleksandr Usyk dalam pertarungan di Mesir pada 23 Mei mendatang.
"Jika Verhoeven menang (melawan Usyk), ia tidak akan diakui sebagai juara WBA karena saat ini ia tidak masuk dalam peringkat tinju profesional organisasi WBA," demikian pernyataan WBA dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Kamis.
Verhoeven asal Belanda telah berkiprah di level kickboxing profesional elite sejak 2005. Selama hampir dua dekade, ia tampil di level tertinggi dan memantapkan dirinya sebagai salah satu juara kickboxing kelas berat terhebat sepanjang masa.
Pada usia 36 tahun, Verhoeven telah menjalani total 76 pertandingan kickboxing profesional. Ia juga baru-baru ini melepaskan gelar Glory Kickboxing Heavyweight setelah mencatat rekor tak terkalahkan selama 11 tahun, sebuah pencapaian dominan yang jarang terjadi di dunia kickboxing.
Baca juga: Usyk diizinkan tarung lawan Verhoeven
Kini, ia bersiap untuk naik ring menantang Oleksandr Usyk akan menjalani laga tersebut sebagai pertahanan gelar juara secara sukarela.=.
WBA menyatakan bahwa jika Verhoeven berhasil mengalahkan Usyk, maka gelar juara kelas berat WBA tidak akan berpindah tangan di atas ring.
Meski gelar juara tidak akan diakui, WBA akan menganggap Verhoeven telah memenuhi syarat untuk masuk ke dalam daftar peringkat organisasi.
Sementara itu, jika Usyk keluar sebagai pemenang, hasil tersebut akan secara resmi diakui sebagai keberhasilan petinju Ukraina itu mempertahankan gelar juara super kelas berat WBA miliknya.
Usyk merupakan mantan juara dunia sejati setelah menyatukan empat sabuk juara utama, yakni WBA, WBC, IBF, dan WBO. Namun, ia kemudian memutuskan melepaskan sabuk juara WBO-nya karena tidak tertarik melawan Fabio Wardley.
WBO kemudian menobatkan Wadley sebagai juara, sebelum gelar tersebut jatuh ke tangan Daniel Dubois yang mengalahkan Wardely di Manchester, Inggris, baru-baru ini.
Usyk merupakan petinju tak terkalahkan dengan rekor 24 kemenangan, termasuk 15 kemenangan knockout (KO). Petinju yang dikenal karena kedisiplinannya itu terus meningkatkan intensitas sesi latihan menyadari besarnya tantangan yang ada di hadapannya.
Baca juga: Juara dunia Usyk intensifkan persiapan duel lawan Verhoeven
Baca juga: WBC setujui laga pertahanan gelar sukarela Usyk lawan Verhoeven
"Jika Verhoeven menang (melawan Usyk), ia tidak akan diakui sebagai juara WBA karena saat ini ia tidak masuk dalam peringkat tinju profesional organisasi WBA," demikian pernyataan WBA dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Kamis.
Verhoeven asal Belanda telah berkiprah di level kickboxing profesional elite sejak 2005. Selama hampir dua dekade, ia tampil di level tertinggi dan memantapkan dirinya sebagai salah satu juara kickboxing kelas berat terhebat sepanjang masa.
Pada usia 36 tahun, Verhoeven telah menjalani total 76 pertandingan kickboxing profesional. Ia juga baru-baru ini melepaskan gelar Glory Kickboxing Heavyweight setelah mencatat rekor tak terkalahkan selama 11 tahun, sebuah pencapaian dominan yang jarang terjadi di dunia kickboxing.
Baca juga: Usyk diizinkan tarung lawan Verhoeven
Kini, ia bersiap untuk naik ring menantang Oleksandr Usyk akan menjalani laga tersebut sebagai pertahanan gelar juara secara sukarela.=.
WBA menyatakan bahwa jika Verhoeven berhasil mengalahkan Usyk, maka gelar juara kelas berat WBA tidak akan berpindah tangan di atas ring.
Meski gelar juara tidak akan diakui, WBA akan menganggap Verhoeven telah memenuhi syarat untuk masuk ke dalam daftar peringkat organisasi.
Sementara itu, jika Usyk keluar sebagai pemenang, hasil tersebut akan secara resmi diakui sebagai keberhasilan petinju Ukraina itu mempertahankan gelar juara super kelas berat WBA miliknya.
Usyk merupakan mantan juara dunia sejati setelah menyatukan empat sabuk juara utama, yakni WBA, WBC, IBF, dan WBO. Namun, ia kemudian memutuskan melepaskan sabuk juara WBO-nya karena tidak tertarik melawan Fabio Wardley.
WBO kemudian menobatkan Wadley sebagai juara, sebelum gelar tersebut jatuh ke tangan Daniel Dubois yang mengalahkan Wardely di Manchester, Inggris, baru-baru ini.
Usyk merupakan petinju tak terkalahkan dengan rekor 24 kemenangan, termasuk 15 kemenangan knockout (KO). Petinju yang dikenal karena kedisiplinannya itu terus meningkatkan intensitas sesi latihan menyadari besarnya tantangan yang ada di hadapannya.
Baca juga: Juara dunia Usyk intensifkan persiapan duel lawan Verhoeven
Baca juga: WBC setujui laga pertahanan gelar sukarela Usyk lawan Verhoeven





