Mata Andrie Yunus Potensi Cacat Permanen karena Siraman Air Keras

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Harapan agar kondisi mata aktivis KontraS, Andrie Yunus, kembali seperti semula tampaknya sulit terwujud.

Dokter spesialis mata Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Faraby Martha, menyebut cedera yang dialami Andrie berpotensi menimbulkan cacat permanen.

Keterangan itu terungkap dalam sidang lanjutan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, saat Oditur Militer II-07 Jakarta menghadirkan dua saksi tambahan, yakni dokter spesialis bedah plastik dan dokter spesialis mata dari RSCM.

Baca juga: Dokter Ungkap Andrie Yunus Tak Bisa Baca Huruf, Hanya Bisa Lihat Cahaya

Di ruang sidang, hakim awalnya menanyakan kemungkinan kondisi mata Andrie dapat pulih seperti sebelum mengalami trauma akibat air keras.

"Memang tidak bisa normal seratus persen. Sama, saya juga di kaki saya ini juga pernah dioperasi. Jadi bekasnya masih ada, bekas pengangkatan tumornya itu masih ada. Nah, apakah sama seperti itu? Biasanya kalau kita operasi itu kan bisa ada bekas jahitannya atau apanya, itu kan pasti, walaupun kita akan bisa melaksanakan pekerjaan seperti biasanya," tanya Hakim di dalam ruang sidang, Rabu (20/5/2026).

"Jadi memang untuk kasus trauma kimia derajat tiga ini berat. Sulit untuk melihat, sulit untuk melihat lagi seperti semula. Walaupun kami sudah berusaha membuat bola matanya tetap membentuk bola, berbentuk bola karena sempat jebol gitu ya, sudah kami tambal," jawab Faraby.

Hakim lalu mempertegas pertanyaannya terkait kemungkinan adanya dampak permanen pada penglihatan Andrie akibat insiden tersebut.

"Karena grade tiga tadi. Kalau grade tiga itu kan tadi berarti ada yang namanya, bisa dibilang bisa sembuh atau tidak, itu kan tergantung bagaimana personalnya, bagaimana orangnya. Kan seperti itu dokter tadi menyampaikan. Nah, berarti luka yang ada di matanya atau trauma yang ada di mata korban ini kemungkinan akan terjadi cacat permanen?" tanya hakim

"Bisa," jawab Faraby.

"Tapi bisa juga pulih? Tapi kemungkinannya kecil?" tanya Hakim

"Iya kecil," jelas Faraby.

Baca juga: Andrie Yunus Bakal Dirujuk ke India untuk Perawatan Mata Lanjutan Usai Disiram Air Keras

Tidak bisa melihat huruf besar

Faraby Martha, mengungkap bahwa cahaya masih dapat ditangkap mata Andrie Yunus. Namun, untuk membaca huruf berukuran paling besar masih kesulitan.

"Pak Andrie Yunus ini dia tidak bisa membaca huruf terbesar pun karena memang penglihatannya sangat buruk ya. Jadi dia hanya bisa membedakan cahaya, ada atau tidaknya cahaya," kata Faraby.

Faraby menjelaskan, tim dokter terakhir melakukan pemeriksaan terhadap Andrie pada 8 Mei 2026 untuk memantau perkembangan kondisinya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dari hasil pemeriksaan tersebut, kondisi Andrie disebut belum menunjukkan perubahan berarti dan masih berada pada tahap yang sama seperti sebelumnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Asmo Sulsel Gelar Technical Skill Contest 2026, Cari Mekanik dan Service Advisor Terbaik Honda
• 47 menit laluharianfajar
thumb
Hoaks! Purbaya sebut agar investor CCCI cari negara lain untuk investasi
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Cara Ampuh Mengatasi Tangan Panas karena Cabai Menurut Ahli
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
BMKG Minta 3 Wilayah Ini Siap Siaga Kamis 21 Mei, Ada Potensi Hujan Sangat Lebat
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Lalu Lintas di Selat Hormuz Meningkat Signifikan Termasuk Aktivitas Perdagangan Minyak
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.