Bola.com, Jakarta - Manajemen Persipura Jayapura akhirnya buka suara terkait kericuhan yang terjadi usai laga play-off promosi menuju BRI Super League kontra Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe. Dalam pertandingan tersebut, Persipura harus mengakui keunggulan Adhyaksa FC dengan skor tipis 0-1.
Situasi memanas sesaat setelah pertandingan berakhir. Sejumlah suporter dilaporkan merangsek masuk ke dalam lapangan, sementara kericuhan juga terjadi di area luar stadion dan memicu perhatian luas publik sepak bola nasional.
Di tengah sorotan terhadap keamanan pertandingan dan potensi sanksi yang bisa dijatuhkan, manajemen Persipura memilih menyampaikan sikap resmi secara terbuka. Klub berjuluk Mutiara Hitam itu menegaskan pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap regulasi sepak bola nasional maupun internasional.
Namun demikian, Persipura juga menilai bahwa pembatasan total terhadap kehadiran suporter bukan menjadi solusi utama untuk menyelesaikan persoalan yang terus berulang dalam sepak bola Indonesia.




