Anggota DPR: WNI Sedang Jalankan Misi Mulia Saat Ditangkap Israel

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi I DPR RI Mahfudz Abdurrahman menilai para warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap Israel adalah orang-orang yang sedang menjalankan misi mulia, termasuk jurnalis di dalamnya.

"Jurnalis itu sedang melaksanakan tugas mulia untuk misi kemanusiaan, mau kasih bantuan ke Gaza, tapi kemudian dicegat, terus kapalnya dicegat, beberapa orang ditangkap oleh Israel," kata Mahfudz dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).

Baca juga: Upaya RI Selamatkan 9 WNI Tanpa Jalur Diplomatik Langsung ke Israel

Situasi geopolitik global saat ini berdampak terhadap keselamatan warga negara Indonesia dan pasukan perdamaian yang bertugas di luar negeri, termasuk para aktivis Global Sumud Flotilla yang sedang ditangkap Israel tersebut dan juga pasukan UNIFIL di Lebanon.

"Geopolitik global yang terjadi ini kan pasti punya banyak efeknya. Efek seperti yang ada lima prajurit meninggal di Lebanon itu, yang empat kan kena sasaran tembak," kata Mahfudz.

Ia menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan adanya investigasi menyeluruh terkait penyebab insiden tersebut.

"Nah ini juga kemudian menjadi kewajiban negara ya, bukan hanya kemudian diurus kepulangannya, tetapi juga perlu diselidiki, diinvestigasi. Ini latar belakangnya, latar belakang sebabnya itu apa? Karena senjata nyasar atau memang sengaja ditembak, semua memang harus diinvestigasi secara utuh," ucapnya.

Baca juga: WNI Disandera Israel, Bagaimana Indonesia Bergerak Tanpa Hubungan Diplomatik?

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menyoroti penangkapan sejumlah jurnalis dan relawan kemanusiaan yang tengah menjalankan misi bantuan menuju Gaza.

Ia mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengambil langkah diplomatik untuk memastikan keselamatan para WNI yang berada di wilayah konflik.

Menurunya, Indonesia perlu menggunakan jalur diplomasi melalui pihak ketiga mengingat tidak adanya hubungan diplomatik resmi dengan Israel.

"Saya juga berharap Kementerian Luar Negeri ini melakukan upaya-upaya. Apalagi kita kan Indonesia tidak punya hubungan diplomasi dengan Israel, berarti itu harus menggunakan pihak ketiga," ungkapnya.

Kemlu RI upayakan jalur diplomatik via negara lain

Meski tanpa jalur diplomatik langsung dengan Israel, Indonesia meminta tolong kepada Yordania dan Turki untuk memastikan kondisi sembilan WNI yang ditangkap tentara Israel saat menjalani misi kemanusiaan bersama Global Sumud Flotilla.

Menlu Sugiono menyebut, kedua negara itu memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, sehingga bisa menyampaikan pesan dari Indonesia.

"Kita juga sudah minta bantuan dari teman-teman kita di Jordan, di Turki, kemudian juga dari sumber-sumber lain ya. Rekan-rekan yang ada di negara-negara yang punya hubungan diplomatik dengan Israel untuk menyampaikan pesan ini," kata Sugiono, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Baca juga: Menlu Apresiasi Keberanian 9 WNI yang Ditangkap Israel demi Bantu Gaza

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sugiono memastikan pemerintah RI akan terus memantau perkembangan WNI yang ditangkap, sekaligus memberi tekanan kepada Israel.

Ia menyebut, apa yang sudah Israel lakukan melanggar kemanusiaan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejar Pertumbuhan 8 Persen, Pemerintah Targetkan Devisa dari Sektor Pariwisata USD39,4 Miliar
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Jangan Pesugihan! Ini Amalan Doa Nabi Sulaiman untuk Penglaris Dagangan
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Bos Terra Drone Hadapi Sidang Vonis Kebakaran Maut Siang Ini
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Viral Makan Badan Trotoar, Lapak Kambing Kurban di Karet Tengsin Jakpus Ditertibkan
• 17 jam lalukompas.com
thumb
ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya Gelar “Ekspresiku”, Panggung Apresiasi Musik untuk Talenta Muda
• 1 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.