IHSG Ambles 1,5% Saat Bursa Saham Asia dan Wall Street Kompak Menguat

katadata.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

IHSG atau Indeks harga Saham Gabungan anjlok 1,52% pada perdagangan intraday Kamis (21/5) pukul 09.23 WIB, setelah dibuka di zona hijau dan sempat ke 6.378. Padahal, bursa saham Asia hingga indeks Wall Street Amerika Serikat kompak naik.

Volume saham yang diperdagangkan 6,19 miliar, dengan nilai transaksi Rp 3,73 triliun dan frekuensi 377,4 ribu kali. Kapitalisasi pasar IHSG juga menyusut menjadi Rp 10.761 triliun.

Jika ditinjau sejak awal tahun atau year to date (ytd), IHSG melorot 27,96%. Khususnya dalam tiga bulan terakhir, indeks anjlok 23,54%.

Sementara itu, bursa saham Asia hingga indeks Wall Street kompak naik. Nikkei naik 3,57%, Hang Seng 0,18%, Shanghai Composite 0,73%, Straits Times 0,26%, dan KOSPI 7,03%. 

Wall Street di AS juga naik pada perdagangan Rabu (20/5), seiring turunnya harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Dow Jones Industrial Average naik 1,31%, S&P 500 1,08%, dan Nasdaq Composite naik 1,54%.

Pakar investasi Desmond Wira mengatakan, pasar saham AS menguat seiring harga minyak dunia yang turun. Harga minyak WTI pagi ini turun ke kisaran US$ 102 per barel setelah Presiden AS Donald Trump menyebut negosiasi dengan Iran memasuki tahap akhir.

Di sisi lain, risalah rapat terbaru bank sentral AS, The Fed menunjukkan mayoritas pejabat masih membuka peluang kenaikan suku bunga apabila konflik Timur Tengah terus memicu tekanan inflasi.

“Kemungkinan IHSG juga berpotensi menguat terbatas, mengikuti pergerakan pasar saham dunia,” tulis Desmond dalam analisisnya, Kamis (21/5).

Secara teknikal, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai pergerakan IHSG saat ini berada pada bagian wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam. Istilah wave [v], wave A, dan wave (2) merujuk pada metode analisis teknikal Elliott Wave Theory yang digunakan untuk membaca pola naik-turun pasar.

Ia mencermati area koreksi ke rentang 6.148 - 6.179. “Dengan area penguatan terdekat di 6.401 6.514,” tulis Herditya dalam risetnya, Kamis (21/5).

MNC Sekuritas menetapkan support IHSG berada di 6.148 dan 6.092. Sementara resistance terdekat berada di 6.459 dan 6.635.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Geger Pencabulan di Ponpes Ponorogo: Pimpinan Jadi Tersangka, Korban 13 Santri
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Mengulik Rahasia Air Beras, Andalan Merawat Kulit Secara Tradisional
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pemerintah Uji Coba CNG Alternatif Elpiji Tahun Ini, Dimulai dari Jawa
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
Ancam BUMN Ekspor Tipu Harga Batu Bara Cs, Purbaya: Gue Pajakin
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
DPRD Jatim Cahyo Harjo Ajak Mahasiswa Melek Ekonomi dan Politik di Tengah Disrupsi Teknologi
• 13 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.