BANDUNG, KOMPAS.TV - Dinas Pendidikan Jawa Barat mulai menerapkan program Sekolah Maung pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Program ini merupakan transformasi sekolah unggulan negeri di Jawa Barat yang difokuskan untuk memberikan layanan pendidikan lebih optimal bagi siswa berprestasi.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto menjelaskan, Sekolah Maung menjadi jalur khusus bagi siswa berprestasi yang ingin masuk sekolah unggulan negeri.
Berbeda dengan sekolah reguler, penerimaan murid di Sekolah Maung hanya menggunakan jalur prestasi dan tidak lagi memakai jalur domisili.
Baca Juga: Tahapan Prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026/2027 Dibuka, Ini Jadwal dan Caranya
“Untuk Sekolah Maung, SPMB-nya dimulai lebih dulu dan tidak ada lagi jalur domisili seperti di sekolah reguler,” ujar Purwanto saat Kick Off SPMB Jawa Barat SMA, SMK, SLB di Kompleks Olahraga Arcamanik, Kota Bandung, Senin (18/5/2026), dikutip dari disdik.jabar.go.id.
SPMB Sekolah Maung dijadwalkan berlangsung lebih awal, yakni pada 25-29 Mei 2026. Sementara sekolah reguler tetap menggunakan tiga jalur penerimaan seperti tahun sebelumnya, yaitu jalur prestasi, domisili, dan perpindahan tugas orang tua.
Untuk sekolah reguler, tahap pertama SPMB berlangsung pada 29 Mei-8 Juni 2026, sedangkan tahap kedua digelar pada 30 Juni-6 Juli 2026.
Purwanto menjelaskan, Sekolah Maung dipilih berdasarkan usulan dari cabang dinas pendidikan di tiap daerah serta hasil verifikasi tim di kabupaten dan kota.
Program ini dibuat untuk menghidupkan kembali citra sekolah negeri unggulan agar kembali menjadi pilihan utama masyarakat.
Penulis : Dian Nita Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- sekolah maung 2026
- jawa barat
- pendaftaran
- daftar sekolah maung 2026





