JAKARTA, KOMPAS TV - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (21/5/2026) pagi.
Meski mengawali hari di zona hijau, pergerakan indeks ke depan diperkirakan masih akan dibayangi volatilitas tinggi akibat kombinasi sentimen domestik dan global.
Melansir data bursa, IHSG dibuka melonjak 47,99 poin atau 0,76 persen ke posisi 6.366,49.
Baca Juga: Menkeu Purbaya soal IHSG Anjlok: Jangan Takut, Serok Bawah Sekarang
Searah dengan indeks utama, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 juga mencatatkan kenaikan sebesar 4,28 poin atau 0,68 persen ke posisi 634,96.
Kendati dibuka bergairah, Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas mengingatkan investor untuk tetap berhati-hati.
"IHSG diperkirakan masih bergerak volatil dalam jangka pendek," kata Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, dikutip dari Antara.
Dari dalam negeri, pergerakan pasar saham masih dibayangi dinamika perdagangan pada hari sebelumnya.
IHSG sempat mencatatkan rebound menjelang pidato Presiden Prabowo Subianto di DPR. Namun, sentimen pasar berbalik negatif setelah pemerintah mengumumkan rencana tata kelola ekspor satu pintu untuk komoditas strategis melalui BUMN ekspor.
Kebijakan baru ini memicu kekhawatiran di kalangan investor terkait potensi intervensi pemerintah dan perubahan mekanisme perdagangan.
Pelaku pasar juga mencemasi risiko penurunan fleksibilitas usaha, khususnya pada sektor andalan seperti batu bara dan minyak kelapa sawit (CPO).
Di sisi makroekonomi, langkah agresif diambil oleh Bank Indonesia (BI). Melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG), BI menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen.
Baca Juga: IHSG dan Rupiah Melemah: Menkeu Purbaya Buka Suara, DPR Kritik Gubernur BI | JMP
Langkah berani ini diambil sebagai upaya menstabilkan nilai tukar Rupiah di tengah tekanan eksternal dan tingginya volatilitas global akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Kebijakan kenaikan suku bunga ini bagai dua sisi mata uang. Di satu sisi, keputusan BI sukses mendorong penguatan nilai tukar Rupiah.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV/Antara
- IHSG hari ini
- pembukaan IHSG
- BI-Rate naik
- bursa saham hari ini
- berita ekonomi kompas
- sentimen Wall Street





