Board of Peace Desak DK PBB Tekan Hamas Lucuti Senjata demi Rekonstruksi Gaza

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Presiden Prabowo Subianto (kanan), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (tengah), dan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban (kiri) dalam upacara penandatanganan inisiatif Board of Peace atau Dewan Perdamaian bentukan Trump dalam Pertemuan Tahunan World Economic Forum di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). (Sumber: AP Photo/Markus Schreiber)

JENEWA, KOMPAS.TV - Badan internasional pengawas gencatan senjata bentukan Amerika Serikat, Board of Peace (Dewan Perdamaian), bakal meminta Dewan Keamanan (DK) PBB untuk menekan kelompok militan Hamas agar segera melucuti senjatanya. 

Langkah ini diambil setelah proses rekonsiliasi dan pembangunan kembali wilayah tersebut dinilai mengalami kebuntuan.

Rencana tersebut tertuang dalam laporan eksklusif Board of Peace menjelang sidang DK PBB terkait situasi Timur Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis pekan ini. 

Baca Juga: Menkeu Purbaya: Presiden Prabowo Tak Pernah Minta Siapkan Bayar Iuran Board of Peace

Laporan yang salinannya didapatkan oleh Associated Press (AP) pada Selasa (19/5/2026), menegaskan keengganan Hamas untuk menyerahkan persenjataan menjadi batu sandungan terbesar saat ini.

"Pada tahap ini, hambatan utama terhadap implementasi penuh (gencatan senjata) tetaplah penolakan Hamas untuk menerima pelucutan senjata yang terverifikasi, melepaskan kontrol koersif, dan mengizinkan transisi sipil yang tulus di Gaza," bunyi kutipan laporan tersebut.

Seorang diplomat yang akrab dengan dokumen tersebut telah mengonfirmasi keaslian laporan kepada AP. Namun, meminta identitasnya dirahasiakan karena draf tersebut belum dirilis secara resmi kepada publik.

Kepala Board of Peace yang juga mantan utusan Timur Tengah PBB, Nickolay Mladenov, pekan lalu mengakui bahwa implementasi gencatan senjata yang disepakati sejak Oktober lalu kini berada dalam posisi buntu. 

Kebuntuan atas isu demiliterisasi Hamas dinilai telah melumpuhkan seluruh kemajuan di lapangan.

"Rekonstruksi tidak dapat dimulai di tempat di mana senjata belum diletakkan," pernyataan Board of Peace dalam laporannya.

Badan tersebut menyatakan pelucutan senjata oleh Hamas dan seluruh kelompok milisi di Gaza adalah "variabel kritis" sekaligus satu-satunya faktor yang dapat membuka jalan bagi poin-poin perdamaian lainnya.

Baca Juga: Indonesia Gabung “Board of Peace”, Mampu Merdekakan Palestina? Begini Kata Pengamat & DPR

Dalam laporan itu, DK PBB diminta menegaskan secara publik, jelas, dan konsisten bahwa pelucutan senjata bukan sekadar formalitas resolusi, melainkan prasyarat mutlak bagi penarikan mundur pasukan Israel serta pembuka jalur menuju kemerdekaan dan kedaulatan negara Palestina.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Associated Press

Tag
  • Gencatan senjata Gaza
  • Board of Peace
  • Hamas lucuti senjata
  • Sidang DK PBB
  • Konflik Israel Hamas
  • Nickolay Mladenov
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PT Danantara Sumber Daya Dibentuk, Airlangga Yakin Reformasi Ekspor SDA Perkuat Rupiah
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Pertama dalam Sejarah, Negara Eropa Ini Tolak Duta Besar Baru Israel
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Riuh Literasi di Sudut Perpustakaan Unhas
• 10 jam laluharianfajar
thumb
320 Orang Jadi Korban Penipuan Haji Ilegal, Kerugian Capai Rp 10 Miliar
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Pemerintah dan DPR Dipastikan Intens Pantau Rupiah
• 21 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.