Viral Pria Dibacok di Jakbar Diduga Korban Begal, Ternyata Cekcok soal Asmara

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria yang terluka di Jalan Tomang Utara I, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Pria itu dinarasikan telah dibacok dan menjadi korban pembegalan.

Dalam video viral terlihat kepala korban terluka dan berlumuran darah. Peristiwa itu disebut terjadi pada Rabu (20/5) tengah malam.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat AKP Alexander Tengbunan membenarkan adanya peristiwa pembacokan kepada korban. Namun, ia menegaskan tindakan itu bukan aksi pembegalan, melainkan dipicu cekcok pribadi.

Baca juga: PRT Loncat dari Rumah Advokat di Jakpus Diduga Alami Tekanan Psikologis

"Benar ada kejadian pembacokan, namun bukan pembegalan. Indikasi awal karena adanya persoalan pribadi antara korban dan pelaku yang diduga dipicu masalah asmara," kata Alexander kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).

Alexander mengatakan motif pembacokan itu terkait dendam pribadi. Korban mengaku tengah memiliki konflik pribadi dengan seseorang yang diduga pelaku.

"Dugaan motif dendam pribadi tersebut diperkuat dari keterangan awal korban kepada pihak kepolisian sesaat setelah kejadian. Korban mengaku memang tengah memiliki konflik pribadi dengan seseorang yang diduga sebagai pelaku pembacokan," jelasnya.

Selain itu, polisi memastikan tidak ada barang berharga milik korban yang hilang maupun dirampas. Dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau begal dipastikan tidak ditemukan dalam kasus tersebut.

Baca juga: Polisi Tangkap 6 Pelaku Begal di DKI hingga Depok, 2 'Didor' karena Melawan

"Saat ini korban masih menjalani perawatan medis di RS Sumber Waras akibat luka bacok di bagian kepala," jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan korban, pihak kepolisian telah mengantongi identitas terduga pelaku. Saat ini polisi tengah melakukan pengejaran untuk segera mengungkap kasus tersebut.

"Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah menyimpulkan sebuah peristiwa sebelum adanya keterangan resmi dari pihak berwenang sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," tuturnya.




(ygs/ygs)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hamas Kecam Penghinaan Menteri Israel Terhadap Aktivis Global Sumud Flotila
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sopir Taksi Green SM Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi, Polisi Ungkap Hasil Olah TKP
• 26 menit lalutvonenews.com
thumb
Natalius Pigai Beberkan Rapor HAM Indonesia, Belum Masuk Kategori Baik
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
BP Raih Tiga Kontrak Baru Blok Migas di Papua dan Jawa Timur
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Xi Jinping Tegaskan China dan Rusia Tetap Berpegang pada Prinsip Non-Blok di Tengah Gejolak Dunia
• 15 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.