JAKARTA, DISWAY.ID - Pada momen Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Pemkot Bandung menggelar berbagai acara menarik selain apel.
Di antaranya, Pemkot Bandung menggelar teatrikal yang dimainkan oleh anak-anak muda dan para veteran.
Melihat teatrikal tersebut Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku takjub.
BACA JUGA:Hardiknas-Harkitnas 2026, Bupati Jeje Ingatkan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor
"Teatrikalnya luar biasa hebat sekali, sebetulnya saya tahu itu tadinya direncanakan untuk peringatan Bandung Lautan Api, tapi baru keburu sekarang, saya kagum sekali ngeliat ini kan tidak ada pemain profesional ya, tapi hebat persiapannya bahkan seorang fotografer profesional pun sampai terpental oleh bom tadi," ungkap Farhan menceritakan aksi teatrikal tersebut.
Farhan juga menyampaikan bahwa makna kebangkitan nasional kali ini menjadi momentum bangkitnya kesadaran kebangsaan.
BACA JUGA:Harkitnas 2026, UIN Tegaskan Komitmen Jadikan Indonesia Role Model Islam Moderat
"Kan sebetulnya dari awal adalah bangkitnya kesadaran kebangsaan. Nah ini harus dipelihara terus, karena pemeliharaan rasa kebangsaan ini harus dimaknai setiap tahunnya dengan melakukan revitalisasi nilai-nilai kebangsaan tersebut," ujarnya.
Dikutip dari laman Bakesbangpol, dengan tema Bandung Menolak Lupa: Harkitnas ke-118 Jadi Momentum Inovasi Inklusif dan Ketahanan Pangan', Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di Kota Bandung tidak sekadar menjadi seremonial belaka.
BACA JUGA:Kurs Dolar AS Hari Ini di Momen Harkitnas 2026 Naik Jadi Rp17.743, Rupiah Terus Tertekan
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memanfaatkannya sebagai titik balik untuk memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, sekaligus aksi nyata kepedulian terhadap kelompok rentan.
Hal ini dibuktikan dengan peluncuran inovasi mutakhir di bidang administrasi kependudukan dan penguatan ketahanan pangan lokal.





