AS Tekan Dubes Palestina Tak Ikut Pencalonan Wapres Majelis Umum PBB

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan mencabut visa delegasi Palestina ke PBB, jika duta besar (dubes) Palestina menolak untuk mengakhiri pencalonannya sebagai wakil presiden (wapres) Majelis Umum PBB. Ancaman AS ini terungkap dalam telegram internal Departemen Luar Negeri AS.

Dilansir kantor berita Al Arabiya dan Reuters, Kamis (21/5/2026), dalam kawat tertanggal Rabu (20/5) waktu setempat itu, para diplomat AS di kedutaan besarnya di Yerusalem diinstruksikan untuk menyampaikan pesan bahwa pencalonan Dubes Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, sebagai wakil presiden Majelis Umum PBB telah "memicu ketegangan." Pencalonan itu disebut berisiko merusak rencana perdamaian Gaza usulan Trump dan oleh karena itu akan menghadapi konsekuensi dari Washington, jika tetap dilanjutkan.

"Agar jelas, kami akan meminta pertanggungjawaban Otoritas Palestina, jika delegasi Palestina tidak menarik pencalonannya sebagai wakil presiden Majelis Umum," demikian bunyi surat kawat tersebut, merujuk pada Otoritas Palestina yang menjalankan pemerintahan sendiri secara terbatas di Tepi Barat.

Baca juga: Trump Bilang Negosiasi Kini Tahap Akhir, Ancam Serang Iran Lagi!

Di antara poin-poin yang disampaikan dalam telegram kepada para diplomat AS tersebut, ditekankan mengenai keputusan Departemen Luar Negeri AS pada September 2025 untuk mencabut sanksi visa bagi para pejabat Palestina yang ditugaskan di misi Palestina di PBB di New York.

"Akan sangat disayangkan jika harus meninjau kembali opsi yang tersedia itu," demikian telegram tersebut, yang pertama kali dilaporkan oleh media NPR.

Departemen Luar Negeri AS tak mau bicara banyak mengenai hal itu. "Kami menanggapi dengan serius kewajiban kami berdasarkan Perjanjian Markas Besar PBB," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

"Karena kerahasiaan catatan visa, kami tidak berkomentar tentang tindakan Departemen sehubungan dengan kasus-kasus tertentu," imbuhnya.




(ita/ita)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tanggal 1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Penetapan Resmi Pemerintah
• 21 jam laludetik.com
thumb
Qodari: Presiden Perkuat Pengawasan Ekspor demi Jalankan Pasal 33 UUD 1945
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Pangan Kamis 21 Mei 2026: Cabai Melonjak Tajam, Daging Sapi Ikut Merangkak Naik
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Jadi Penentu Kemenangan Persib vs PSM, Julio Cesar: Momen Terbaik Sepanjang Karier
• 22 jam lalubola.com
thumb
Omzet Pegadaian Makassar per April 2026 Capai Rp20,19 Triliun, Disokong Bisnis Emas
• 4 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.