Omzet Pegadaian Makassar per April 2026 Capai Rp20,19 Triliun, Disokong Bisnis Emas

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MAKASSAR - PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Makassar membukukan kinerja bisnis yang impresif sepanjang caturwulan pertama 2026. Perusahaan mencatatkan total omzet seluruh lini produk mencapai Rp20,19 triliun selama periode Januari hingga April 2026.

Pertumbuhan kinerja di wilayah kerja yang membawahi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku ini ditopang oleh solidnya bisnis pembiayaan dan investasi, khususnya produk berbasis emas. Hingga akhir April lalu, jumlah nasabah pembiayaan aktif di wilayah tersebut telah menembus 1,48 juta orang.

Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil VI Makassar Pratikno menjelaskan bahwa tingginya ketidakpastian ekonomi global dan gejolak geopolitik dunia justru memicu masyarakat untuk mengamankan asetnya pada instrumen yang aman (safe haven), salah satunya emas.

“Capaian omzet Rp20,19 triliun per April 2026 ini menunjukkan bahwa Pegadaian semakin relevan di mata masyarakat, baik sebagai penyedia solusi pembiayaan maupun sebagai mitra investasi emas yang terpercaya,” ujar Pratikno di Makassar, Kamis (21/5/2026).

Kinerja kinclong ini ditopang oleh beberapa produk investasi emas andalan perusahaan. Produk tabungan emas Pegadaian Makassar hingga April 2026 tercatat memiliki 412.181 rekening aktif dengan total saldo mencapai 938.413 gram emas. Sementara itu, produk cicil emas berhasil membukukan omzet hingga Rp936,96 miliar.

Pertumbuhan positif juga ditunjukkan oleh produk deposito emas yang mengantongi 8.816 rekening dengan total gramasi mencapai 117.074 gram emas.

Baca Juga

  • Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Kamis 21 Mei 2026
  • Bisnis Emas Pegadaian Makassar Moncer di Tengah Prediksi Kenaikan Harga
  • Pegadaian Medan Raup Laba Rp491 Miliar per April 2026

Di sisi lain, guna memacu pertumbuhan dari segmen pasar yang lebih luas, Pegadaian Kanwil VI Makassar terus mengakselerasi lini bisnis digitalnya. Perusahaan mengoptimalkan aplikasi Tring! yang kini telah mengantongi 389.831 pengguna. 

"Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mendekatkan layanan keuangan dan investasi kepada generasi muda," ucap Pratikno.

Pegadaian pun menilai bahwa emas masih menjadi instrumen investasi paling aman (safe haven) dibandingkan aset lainnya. Setidaknya terdapat empat faktor utama yang membuat emas menjadi primadona investasi masyarakat:

Pertama, emas memiliki nilai yang stabil dan tidak bergantung pada pihak lain, sehingga bebas dari risiko gagal bayar (default risk) seperti saham atau obligasi. Kemudian pasokan emas yang terbatas dan tidak bisa dicetak seperti mata uang fiat membuatnya mampu melindungi nilai aset dari gerusan inflasi.

Selain itu, secara historis, saat pasar saham melemah akibat perang atau krisis global, harga emas justru cenderung bergerak naik. Aset emas juga sangat likuid dan dapat dicairkan menjadi uang tunai dengan mudah di berbagai negara, termasuk melalui layanan ekosistem Pegadaian.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masih Ingat Lutfiana Ulfa? Wanita yang Dinikahi Syekh Puji saat 12 Tahun Makin Memesona di Usia 30
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Pidato Prabowo, Arah Reformasi dan Warisan Kebangkitan Nasional
• 2 jam laludetik.com
thumb
Imigrasi Semarang Salurkan Bantuan Peralatan Pertanian dan Bibit Jagung ke Desa Binaan di Demak
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Selamat, Kemnaker Raih 2 Penghargaan Kearsipan Nasional 2026 dari ANRI
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.