JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut pihaknya masih menunggu hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT terkait kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April lalu yang menewaskan 16 orang.
Informasi tersebut disampaikan Dudy dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
"Terhadap peristiwa di Bekasi Timur, kami menunggu hasil penyelidikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi," kata Dudy.
Dudy menyebut, nantinya hasil penyelidikan KNKT akan menjadi dasar penting bagi pemerintah untuk mengambil sikap, menetapkan langkah korektif, dan memastikan rekomendasi keselamatan dilaksanakan secara disiplin oleh seluruh pihak terkait.
Baca Juga: Update Kecelakaan Kereta di Bekasi, Ini Pengakuan Sopir Taksi Green SM
Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan, sejak awal sikap pemerintah jelas yakni keselamatan merupakan prioritas.
Meski begitu, kata ia, dalam waktu yang sama pemerintah juga harus berhati-hati dalam menyampaikan kesimpulan sebelum seluruh proses investigasi resmi selesai dilakukan.
"Kami tidak ingin mendahului hasil penyelidikan resmi, kami juga tidak ingin berspekulasi, kami juga tidak ingin menyerdehanakan persoalan dengan menunjuk atau menyalahkan pihak tertentu sebelum seluruh fakta, data, rekaman, keterangan dan analisis teknis telah diperiksa oleh lembaga yang berwenang," tegas Dudy.
Sebab itu, pihaknya masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan KNKT.
"Kementerian Perhubungan menghormati proses investigasi yang saat ini masih berlangsung oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT. Dan mendukung pelaksanaannya secara independen, profesional, serta transparan," ucapnya.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- kecelakaan kereta di bekasi
- menhub
- investigasi knkt
- knkt
- kecelakaan kereta
- kementerian perhubungan





