KNKT Ungkap 3 Penyebab Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRL, Tak Sebut Taksi

cnbcindonesia.com
10 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono saat menyampaikan pemaparan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melaporkan hasil sementara investigasi terkait penyebab kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line relasi Kampung Bandan-Cikarang di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April lalu.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan penyebab kecelakaan tersebut bukan berasal dari temperan taksi Green SM atau taksi hijau, melainkan karena adanya anomali persinyalan antara Stasiun Bekasi - Stasiun Bekasi Timur, permasalahan komunikasi, dan ketidakdisplinan pengatur jalur rel kereta api.

Baca: Ketua KNKT Ungkap Hasil Investigasi Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRL

"Salah satu penyebabnya sinyal di Stasiun Bekasi yang tidak bisa mendeteksi KA 5568A di Stasiun Bekasi Timur. Selain itu ada hambatan pencahayaan di sinyal pengulang dan masalah komunikasi turut menjadi penyebab kecelakaan tersebut terjadi," kata Soerjanto dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI, Kamis (21/5/2026).


Soerjanto menjelaskan, berdasarkan hasil simulasi yang dilakukan oleh KNKT dan jajaran lainnya, menunjukkan bahwa sinyal keluar Stasiun Bekasi menunjukkan aspek aman atau lampu hijau menyala. Kemudian sinyal pengulang menunjukkan aspek tidak aman atau lampu garis datar menyala, dan sinyal blok menunjukkan aspek tidak aman atau menyala merah.

Padahal seharusnya, sinyal keluar Stasiun Bekasi menunjukkan aspek hati-hati atau lampu kuning menyala, jika aspek sinyal di depannya masih menunjukan indikator tidak aman atau menyala merah.

Foto: Petugas gabungan mengevakuasi puing-puing usai kecelakaan kereta appi di Sitasiun Bekasi TImur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Tak hanya itu saja, masinis Argo Bromo Anggrek juga kesulitan untuk melihat aspek sinyal pengulang di petak Stasiun Bekasi - Stasiun Bekasi Timur karena pencahayaannya terhalang oleh cahaya rumah-rumah warga.

"Jadi ini kami mengikut di dalam kabin lokomotif, juga di kabin KRL, kita melihat malam situasinya, jadi masinis kesulitan untuk melihat sinyal pengulang, karena adanya pencahayaan dari lampu-lampu pasar dan rumah di sekitar rel. Jadi terdapat sumber cahaya dari rumah warga maupun lampu penerangan jalan, dengan intensitas dan warna yang menyerupai aspek sinyal pengulang tersebut," ujarnya.

Tak hanya itu saja, simulasi ini juga menunjukkan bahwa komunikasi yang digunakan oleh masing-masing masinis kereta api menggunakan radio.

"KA 5181 menggunakan Radio Tait dan berada pada wilayah komunikasi S.27 (PK Selatan), sedangkan KA 5568A menggunakan Radio Sepura dan berada pada wilayah komunikasi S.27 (PK Selatan), dan KA 4B menggunakan Radio Lokomotif dan berada di wilayah komunikasi S.1 (PK Timur)," jelasnya.

Baca: Begini Kronologi Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRL di Stasiun Bekasi Timur

Dengan simulasi tersebut, KNKT mengungkapkan sementara bahwa adanya anomali persinyalan di Stasiun Bekasi, di mana sinyal keluar Stasiun Bekasi tidak mendeteksi sinyal-sinyal berikutnya dan posisi KA 5568A yang sedang berhenti normal di Stasiun Bekasi Timur.

Selain itu, adanya hambatan di sekitar sinyal pengulang di petak Stasiun Bekasi dan Stasiun Bekasi Timur, serta adanya gangguan komunikasi radio di kereta api dan pihak pengatur stasiun menjadi hasil sementara penyebab kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur terjadi.


(chd/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Update Evakuasi Tabrakan Kereta di Bekasi Dari Menhub-Dirut KAI

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pembelian Dolar dalam Jumlah Besar Bakal Dipantau Ketat, BI Gandeng OJK
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Bukan Asal Lucu, Joshua Suherman Bongkar Rahasia Racik Komedi Jawa di Film Sekawan Limo 2
• 20 jam lalugrid.id
thumb
BRI Super League: Paulo Ricardo Ingin Tetap Membela Persija Jakarta untuk Musim Depan
• 14 jam lalubola.com
thumb
Rampai Nusantara: Pidato Presiden Prabowo di DPR Jaga Optimisme dan Stabilitas Nasional
• 18 jam lalumatamata.com
thumb
Nu’man Iskandar Soroti Kasus PT JPC, Pemkot Madiun Diminta Tegakkan Perda Andalalin
• 6 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.