HARIAN FAJAR, DENPASAR – Nasib tujuh pemain Bali United mulai jadi sorotan jelang berakhirnya Super League 2025/2026. Tujuh pemain dikabarkan berpotensi meninggalkan Serdadu Tridatu karena kontraknya segera habis pada akhir musim ini. Beberapa pemain di antaranya merupakan tulang punggung tim. Bagaimana respons pelatih Johnny Jansen.
Bali United saat ini menyisakan satu pertandingan terakhir menghadapi Dewa United pada pekan ke-34 Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Jumat (22/5). Namun di balik fokus laga penutup musim, isu eksodus pemain mulai ramai diperbincangkan publik.
Dilansir dari data Transfermarkt, terdapat tujuh pemain Bali United yang masa baktinya habis pada Mei hingga Juni 2026. Menariknya, mayoritas pemain tersebut merupakan andalan utama yang kerap tampil reguler sepanjang musim.
Empat nama di antaranya berasal dari sektor pemain asing, khususnya lini tengah. Mereka adalah Tim Receveur, Brandon Wilson, Mirza Mustafic, dan Teppei Yachida.
Selain itu, ada pula winger asing Diego Campos yang juga masuk daftar pemain dengan kontrak segera berakhir. Sementara dua pemain lokal yang situasinya belum jelas adalah Muhammad Rahmat dan Yusuf Meilana.
Berikut daftar pemain Bali United yang kontraknya segera habis:
- Tim Receveur — 30 Juni 2026
- Brandon Wilson — 30 Juni 2026
- Mirza Mustafic — 30 Juni 2026
- Teppei Yachida — 31 Mei 2026
- Diego Campos — 30 Mei 2026
- Muhammad Rahmat — 30 Juni 2026
- Yusuf Meilana — 31 Mei 2026
Potensi hengkangnya tujuh pemain tersebut tentu bisa memengaruhi kekuatan Bali United musim depan, terutama karena mereka memiliki kontribusi penting di era kepelatihan Johnny Jansen.
Bungkam soal Masa Depan PemainPelatih Bali United, Johnny Jansen, belum mau membocorkan siapa saja pemain yang akan dipertahankan maupun dilepas pada musim depan.
Usai pertandingan melawan Bhayangkara FC pada Minggu (17/5), pelatih asal Belanda itu mengakui pihaknya sudah mulai menyusun kerangka tim untuk kompetisi mendatang.
“Saya sudah membicarakan skuad untuk musim depan. Namun, saya belum bisa mengatakan berapa persen pemain yang akan bertahan dan pergi,” ujar Johnny Jansen.
Pernyataan tersebut semakin memunculkan spekulasi bahwa Bali United kemungkinan akan melakukan perombakan skuad besar-besaran setelah musim berakhir.
Pemain Sudah Tahu NasibnyaMeski belum mengumumkan secara resmi, Johnny Jansen memastikan komunikasi dengan para pemain sudah dilakukan. Menurutnya, masing-masing pemain kini sudah memahami situasi dan peluang mereka bertahan di Bali United.
“Para pemain sudah tahu posisi mereka, apakah akan tetap bertahan, atau meninggalkan tim,” kata Johnny Jansen.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh pembicaraan terkait masa depan pemain sudah dilakukan secara internal bersama manajemen.
“Yang jelas, semua hal telah dibicarakan dengan para pemain. Para pemain tinggal menentukan nasibnya ke depan seperti apa,” lanjutnya.
Bakal Rombak Skuad Besar-besaran?Jika sebagian besar nama tersebut benar-benar hengkang, Bali United dipastikan harus bergerak agresif pada bursa transfer musim panas 2026. Kehilangan pemain asing inti hingga pilar lokal tentu akan membuat Serdadu Tridatu membutuhkan banyak tambahan tenaga baru.
Situasi ini juga membuat para suporter mulai penasaran dengan arah proyek Johnny Jansen untuk musim depan. Apalagi Bali United dikenal sebagai salah satu klub yang selalu membidik target papan atas di kompetisi Indonesia.
Laga kontra Dewa United pun bukan hanya menjadi penutup musim, tetapi juga bisa menjadi pertandingan terakhir beberapa pemain bersama Bali United.





