Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menekankan pentingnya peran pasar modal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
IDXChannel - Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menekankan pentingnya peran pasar modal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional saat membuka acara MNC Forum ke-82 di Jakarta.
Menurutnya, pasar modal merupakan instrumen vital dalam menyediakan pembiayaan jangka panjang bagi dunia usaha dan pembangunan ekonomi suatu negara. Hary menjelaskan, sistem keuangan pada dasarnya terdiri dari dua pilar utama, yakni pasar uang dan pasar modal.
Pasar uang didominasi pembiayaan jangka pendek melalui sektor perbankan, sementara pasar modal menjadi sumber pembiayaan jangka panjang, baik melalui instrumen ekuitas maupun surat utang.
"Negara yang ekonominya besar pasti memiliki pasar modal yang besar juga. Karena pasar modal memungkinkan pembiayaan jangka panjang yang dibutuhkan untuk investasi dan ekspansi usaha," ujarnya dalam sambutannya di Jakarta Concert Hall iNews Tower, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Dia mencontohkan perkembangan ekonomi China yang mulai tumbuh pesat setelah membuka akses pasar modal dan pembiayaan jangka panjang. Menurutnya, kondisi serupa juga terjadi di berbagai negara lain yang akhirnya mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi setelah membuka sistem pasar modalnya.
"Dulu China tidak memiliki pasar modal yang kuat. Namun ketika mereka membuka pasar modal, modal murah masuk dan mampu membiayai investasi dalam jumlah besar, akhirnya China sangat besar (size ekonomi)," katanya.
Hary juga menilai perusahaan tidak dapat terus mengandalkan pembiayaan utang untuk bertumbuh karena terdapat batas kemampuan leverage. Oleh sebab itu, pasar modal menjadi solusi penting untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan melalui penawaran saham kepada publik.
"Pasar modal itu adalah super penting. Dulu sebelum ada pasar modal, saham itu dimiliki satu dua orang atau beberapa orang. Kalau mau tumbuh, kan tidak mungkin utang bank terus, utang itu ada batasnya," ujar Hary.
Dalam kesempatan tersebut, Hary turut menyoroti pentingnya literasi pasar modal di Indonesia. Ia berharap forum-forum diskusi seperti MNC Forum dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya pasar modal bagi perekonomian nasional.
MNC Forum ke-82 dihadiri lebih dari 2.000 peserta baik secara offline maupun online. Peserta berasal dari berbagai sektor usaha dibawah naungan MNC Group, mulai dari jasa keuangan, sekuritas, asset management, consumer finance, media, hospitality, hingga pelaku industri digital.
Tidak hanya itu, forum rutin tersebut juga turut dihadiri oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi, sekaligus menjadi pembicara kunci.
(Dhera Arizona)





