Haji 2026: Satu Jemaah Haji Berusia 81 Tahun Asal Lunang Pesisir Selatan Wafat di Makkah

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, PADANG - Embarkasi Padang, Sumatra Barat, melaporkan kabar duka terkait adanya satu jemaah haji yang tergabung dalam Kloter PDG 11 dilaporkan wafat di Makkah, Arab Saudi, Rabu (20/5/) waktu setempat.

Ketua Kloter PDG 11 Ermizaldi mengatakan jemaah tersebut bernama Imam Kanapi (81), asal Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat. Almarhum wafat sekitar pukul 13.30 Waktu Arab Saudi (WAS) setelah mendapat mendapat penanganan medis di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah.

“Sebelum kondisinya menurun, Imam Kanapi sempat mengeluhkan batuk dan penurunan nafsu makan. Petugas kesehatan kloter kemudian melakukan pemeriksaan dan memberikan obat,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2026).

Dia menyampaikan saat itu kondisi almarhum masih stabil dan masih dapat berkomunikasi dengan baik. Kemudian petugas kesehatan juga telah memberikan obat sesuai keluhan yang dialami almarhum. Namun sekitar pukul 13.00 WAS, tim kesehatan kembali mendapat laporan bahwa kondisi Imam Kanapi menurun dan tidak sadarkan diri.

Kemudian petugas kesehatan bersama tim kloter langsung membawa almarhum menggunakan ambulans menuju KKHI Makkah untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah menjalani pemeriksaan intensif, Imam Kanapi dinyatakan wafat sekitar pukul 13.30 WAS dengan diagnosis syok kardiogenik atau serangan jantung. 

“Jadi berdasarkan data kesehatan haji, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit jantung,” jelasnya.

Sementara itu, pembimbing ibadah, Asrizal menginformasikan Imam Kanapi berangkat ke Tanah Suci bersama sang istri, Kasiyati. Sebelum berpulang, almarhum telah menyelesaikan umrah wajib bersama rombongan Kloter PDG 11 di Makkah.

Kloter PDG 11 sendiri diberangkatkan pada gelombang pertama dengan rute Padang–Madinah dan tiba di Madinah, 6 Mei 2026. Jemaah kemudian bergerak menuju Makkah pada 17 Mei 2026 dan melaksanakan umrah wajib setibanya di Kota Suci termasuk Almarhum.

“Usai di salatkan di Masjidil Haram didampingi petugas kloter 11, jenazah almarhum dimakamkan di pemakaman Syara’i, Makkah,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumbar M. Rifki menyampaikan belasungkawa atas wafatnya jemaah asal Pesisir Selatan tersebut.

“Kami turut berduka cita atas wafatnya almarhum. Semoga beliau husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” kata Rifki.

Dia juga kembali mengingatkan jemaah haji, terutama lanjut usia, agar menjaga kondisi kesehatan menjelang puncak ibadah haji di Armuzna. Menurut Rifki, cuaca panas dan aktivitas fisik yang tinggi di Tanah Suci dapat mempengaruhi kondisi kesehatan jemaah apabila tidak diantisipasi sejak dini.

“Kurangi aktivitas fisik yang menguras tenaga. Jika ingin beribadah di Masjidil Haram, diutamakan malam hari dan tetap didampingi petugas, terutama bagi jemaah lansia,” sebutnya.

Sebelumnya, dua jemaah Embarkasi Padang juga dilaporkan wafat di Madinah. Mereka adalah Tukiman Sadi Kromo Karso (54) asal Bengkulu dan Yunilis Muin (73) asal Kota Bukittinggi. Keduanya dimakamkan di pemakaman Baqi, Madinah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Delegasi Global Sumud Flotilla Dianiaya dan Dilecehkan Tentara Israel
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Kodaeral VIII Gagalkan Penyelundupan Cap Tikus di Bitung
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jateng Media Summit 2026 Rumuskan Peta Jalan di Era Disrupsi Digital
• 56 menit lalurepublika.co.id
thumb
Menlu Sugiono: 9 WNI Relawan yang Ditahan Israel Telah Dibebaskan dan Segera Pulang
• 56 menit laluokezone.com
thumb
Hadiri Rapat Paripurna DPR Beragenda Pidato Presiden Soal KEM & PPKF RAPBN 2027, Senator Dedi Batubara: Ini Konvensi Baru
• 20 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.