JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengungkap pengeroyokan pemuda di Jalan Utan Kayu Raya, Matraman, Jakarta Timur, diduga dipicu kesalahpahaman.
Kapolsek Matraman AKP Suripno menjelaskan, hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa korban dan para pelaku tidak saling mengenal.
"Bukan dibegal, Karena ada kesalahpahaman awalnya, cekcok mulut, tetapi nggak saling kenal," kata Suripno saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026).
Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan di Matraman Jaktim, Pelaku Terekam CCTV
Suripno menjelaskan saat ini belum diketahui penyebab perselisihan yang berujung pada aksi pengeroyokan tersebut.
"Kondisi korban sudah baik, sudah ada beberapa saksi yang diperiksa ke polsek," jelas Suripno.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=pengeroyokan, kesalahpahaman, Polsek Matraman , pengeroyokan pemuda, Utan Kayu Raya&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wNS8yMS8yMTQ0MDcwMS9wZW5nZXJveW9rYW4tcGVtdWRhLWRpLW1hdHJhbWFuLWpha3RpbS1kaWR1Z2EtZGlwaWN1LXNhbGFoLXBhaGFt&q=Pengeroyokan Pemuda di Matraman Jaktim Diduga Dipicu Salah Paham§ion=Megapolitan'
var xhr = new XMLHttpRequest();
xhr.addEventListener("readystatechange", function() {
if (this.readyState == 4 && this.status == 200) {
if (this.responseText != '') {
const response = JSON.parse(this.responseText);
if (response.url && response.judul && response.thumbnail) {
const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`;
document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString;
} else {
document.querySelector(".kompasidRec").remove();
}
} else {
document.querySelector(".kompasidRec").remove();
}
}
});
xhr.open("GET", endpoint);
xhr.send();
Ia juga memastikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan terduga pelaku.
Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah video dugaan pengeroyokan beredar di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Video tersebut diunggah akun Instagram @info.jakartatimurr.
Dalam rekaman itu, terlihat dua orang yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
Salah seorang tampak berusaha menyalakan sepeda motor, sementara seorang lainnya berjalan mendekati kendaraan sambil membawa besi panjang.
Baca juga: Kopda Feri Ngaku Hanya Ikuti Perintah Senior dalam Kasus Pembunuhan Kacab Bank BUMN
Beberapa saat kemudian terdengar teriakan, sebelum keduanya meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/
function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){
var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){
entires.forEach(function(entry) {
if(entry.intersectionRatio > 0){
showAds(entry.target)
}
});
}, {
threshold: 0
});
observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot));
function showAds(element){
console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot);
observerAds.unobserve(element);
observerAds.disconnect();
googletag.cmd.push(function() {
var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot)
.setTargeting('Pos',[posName])
.setTargeting('kg_pos',[posName_kg])
.addService(googletag.pubads());
googletag.display(divGptSlot);
googletag.pubads().refresh([slotOsm]);
});
}
}
Sebelum kabur, salah satu orang juga terlihat membuang benda yang diduga besi panjang tersebut.
"Diduga terjadi pengeroyokan di Jalan Utan Kayu Raya, Matraman, Jakarta Timur, pada Sabtu malam (16/5/26)," tulis keterangan dalam unggahan itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang