PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM melalui SAPA UMKM

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah masih menjadi ruang hidup bagi jutaan keluarga Indonesia. Di balik kontribusinya yang mencapai sekitar 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto nasional, UMKM juga menjadi tempat banyak masyarakat menggantungkan harapan, membangun kemandirian, dan menjaga keberlanjutan ekonomi keluarga.

Berdasarkan data Sakernas Agustus 2024 BPS, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 56.142.687 unit, dengan 96,94% di antaranya merupakan usaha mikro. Angka ini menunjukkan bahwa penguatan ekosistem UMKM bukan hanya bicara tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang keberpihakan terhadap pengusaha kecil yang selama ini menjadi fondasi ekonomi rakyat.

Baca Juga :
Wamendagri Bima Apresiasi SAPA UMKM sebagai Langkah Penguatan Ekosistem Usaha
Kadin Jatim dan BNN Bahas Langkah Strategis Respons Wacana Larangan Vape

Di tengah besarnya peran tersebut, tantangan UMKM masih cukup kompleks. Banyak pengusaha, terutama di sektor mikro dan ultra mikro, belum sepenuhnya mendapatkan akses layanan yang terpadu, mulai dari pembiayaan, legalitas, pemasaran, hingga pendampingan usaha.

Menjawab kebutuhan itu, Kementerian UMKM bersama Kementerian PPN/Bappenas memperkenalkan SAPA UMKM sebagai platform pusat informasi dan layanan yang mengintegrasikan berbagai program kemudahan, pelindungan, serta pemberdayaan UMKM dari pemerintah dan non-pemerintah dalam satu akses. Platform ini diperkenalkan dalam soft launching di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Kamis 21 Mei 2026.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Ia menilai kemajuan sebuah negara tidak dapat dilepaskan dari kekuatan kewirausahaan masyarakatnya. Dalam kesempatan itu, Rachmat menyebut SAPA UMKM sebagai revolusi digital bagi pengembangan usaha kecil dan menengah Indonesia.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menjelaskan, SAPA UMKM akan memperkuat berbagai aspek pengembangan usaha, mulai dari pengelolaan data, akses pembiayaan dan insentif, pemasaran dan kolaborasi, hingga penguatan rantai pasok, kemitraan, serta layanan one stop service. Menurutnya, kehadiran platform ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menghadirkan layanan yang lebih terintegrasi bagi UMKM.

“Selain berfungsi sebagai sistem informasi pendataan tunggal dan pemetaan potensi UMKM, SAPA UMKM juga akan mengintegrasikan berbagai kebutuhan usaha dalam satu aplikasi, mulai dari perizinan melalui OSS, sertifikasi, pelatihan, hingga mengoneksikan pengusaha UMKM dengan pemasok, logistik, industri besar, BUMN, dan ekosistem usaha lainnya,” kata Menteri Maman.

Baca Juga :
DPR Bahas RUU Desain Industri, Golkar Tekankan Perlindungan UMKM, hingga Desainer Lokal
Pemda Diminta Percepat Digitalisasi UMKM Akselerasi Perekonomian Daerah
Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fujifilm dan Siloam Berkolaborasi demi Tingkatkan Layanan dan Inovasi Kesehatan
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
28 Tahun Reformasi: Detik-detik Soeharto Mundur dari Kursi Presiden
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Persembahkan Kemenangan Pertama untuk Tim VR46, Fabio Di Giannantonio Ungkap Peran Besar dari Valentino Rossi
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Video: Menlu Sugino Pastikan Israel Bebaskan 9 WNI
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Marak AI Gantikan Profesi Manusia, Paus Leo XIV Segera Rilis Ensiklik Magnifica Humanitas
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.