JAKARTA, KOMPAS.TV - Perkembangan Artificial Intelligence (AI) kini mulai mengubah cara manusia bekerja di seluruh dunia. Banyak pekerjaan perlahan tergantikan oleh mesin dan sistem otomatis, mulai dari administrasi, desain, layanan pelanggan, hingga industri kreatif.
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, perusahaan-perusahaan AI justru mengalami lonjakan kekayaan besar, sementara sebagian pekerja menghadapi ancaman kehilangan pekerjaan akibat otomatisasi.
Melihat fenomena tersebut, Paus Leo XIV mengingatkan dunia agar tidak kehilangan nilai kemanusiaan di era kecerdasan buatan. Paus menegaskan bahwa manusia tetap memiliki martabat sebagai ciptaan Tuhan yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh mesin.
Ia juga mengingatkan bahwa teknologi seharusnya tidak hanya mengejar efisiensi dan keuntungan ekonomi, tetapi tetap berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.
Sebagai bentuk respons terhadap perkembangan AI, Vatikan dikabarkan akan merilis ensiklik pertama Paus Leo XIV berjudul “Magnifica Humanitas” pada 25 Mei 2026.
Dokumen tersebut disebut akan membahas dampak AI terhadap dunia kerja, etika, hingga masa depan peradaban manusia.
Melalui pesan ini, Vatikan ingin menegaskan bahwa teknologi boleh terus berkembang, namun nilai dan martabat manusia tidak boleh hilang di tengah revolusi digital.
Penulis : Prayogi-Haro
Sumber : Kompas TV
- AI
- PAUS LEO XIV
- Magnifica Humanitas





