Menlu Sugiono Akui 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel Dapat Perlakuan Tak Manusiawi dan Merendahkan Martabat

wartaekonomi.co.id
13 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Luar Negeri Sugiono mengumumkan kabar baik dan perkembangan kejadian sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh militer Israel dalam pencegatan kapal dan penangkapan relawan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0.

Sugiono menjelaskan bahwa saat ini kesembilan WNI tersebut sudah dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki, dan akan segera melanjutkan perjalanan kembali ke Tanah Air.

"Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Turki atas peran aktif dan dukungan penuh dalam memfasilitasi proses pemulangan ini," kata Sugiono dalam keterangan persnya.

Ia menambahkan perkembangan positif ini merupakan buah kerja keras dan koordinasi erat yang dilakukan Pemerintah Indonesia secara intensif sejak menerima laporan pencegatan armada GSF 2.0.

Sugiono mengatakan Kemlu melalui Direktorat Pelindungan WNI telah mengoptimalkan seluruh kanal diplomatik yang tersedia, termasuk melalui KBRI Ankara, KBRI Kairo, KBRI Roma, KBRI Amman, dan KJRI Istanbul, serta menjalin komunikasi aktif dengan otoritas dan mitra internasional guna memastikan keselamatan dan percepatan pembebasan seluruh WNI.

"Selain itu, Kemlu mengecam perlakuan tidak manusiawi yang diterima para relawan selama masa penahanan. Tindakan yang merendahkan martabat warga sipil dalam sebuah misi kemanusiaan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional yang tidak dapat ditoleransi," pungkasnya.

Pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses pemulangan ini hingga seluruh WNI tiba kembali ke tanah air dengan selamat.

"Kami mengucapkan terima kasih juga kepada seluruh warga negara Indonesia yang telah mendoakan keselamatan para saudara-saudara kita yang ditangkap ini, dan terima kasih juga kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas arahannya sehingga proses ini bisa berlangsung dengan lancar," tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Prihatin Penerimaan Negara Kalah dengan Malaysia: Seperti Dipukul di Ulu Hati
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Kronologi Lokomotif KA Jarak Jauh Anjlok di Stasiun Pasar Senen
• 3 jam lalukompas.com
thumb
BPKN RI Soroti Temuan BPK di BTN, Konsumen 'Jadi Korban' Carut Marut Tata Kelola KPR 
• 2 jam lalurealita.co
thumb
Rencana MRO Hercules di Kertajati, Kemenhub Buka Suara
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Kubu Nadiem Bereaksi Usai Vonis Kasus Ibam, Sebut Ada Narasi Menyesatkan
• 22 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.