Amplop Berkode di Balik Dugaan Suap ke Dirjen Bea Cukai

detik.com
11 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Terungkap kode amplop dari Blueray dalam sidang kasus suap importasi barang pada Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC). Selain itu, jaksa mengungkap aliran dana ke sejumlah pejabat Bea Cukai.

Dalam sidang ini, jaksa KPK mendakwa tiga terdakwa pimpinan Blueray Cargo dalam kasus suap importasi barang pada Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC). Tiga terdakwa tersebut ialah terdakwa I John Field selaku pimpinan Blueray Cargo, terdakwa II Deddy Kurniawan Sukolo selaku Manajer Operasional Blueray Cargo, dan terdakwa III Andri selaku ketua tim dokumen Blueray Cargo.

Baca juga: Dugaan Aliran Duit ke Dirjen Bea Cukai Terungkap, Ketua KPK Bicara Strategi

Jaksa KPK mengatakan ketiganya memberikan uang Rp 61,3 miliar dalam bentuk mata uang dolar Singapura. Selain uang, jaksa menyebut, ketiganya juga didakwa memberikan sejumlah fasilitas serta barang mewah mencapai Rp 1,8 miliar.

Jaksa saat mendatangkan Orlando Hamonangan Sianipar alias Ocoy selaku Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan DJBC di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (20/5/2026). Mulanya jaksa menampilkan foto barang bukti amplop yang telah didapat.

"Izin, majelis, ini kami tampilkan ya foto, kemudian tadi mengaitkan dengan kode-kode yang Pak Ocoy pahami tentang siapa-siapa yang dapat jatah amplop itu. Izin majelis, kami tampilkan sampling amplop yang ada kodenya," kata jaksa.

Jaksa kemudian mencecar Ocoy siapa pemilik salah satu amplop berkode 'SIS'. Ocoy menyatakan amplop tersebut milik Kepala Subdirektorat Intelijen Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Sisprian Subiaksono

"Nah ini, Pak Ocoy. Itu kode tiga, SIS, yang Pak Ocoy pahami SIS adalah Pak Sisprian?" tanya jaksa.

"Iya, Pak," jawab Ocoy.

"Baik. Kemudian, itu lagi di pojok itu ada SS. SS itu maksudnya siapa? Masih Pak Sisprian kah?" tanya jaksa.

"Iya, Pak," jawab Ocoy.




(rdp/rdp)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Bongkar Pembalakan Liar di Hutan Bojonegoro, 46 Batang Kayu Jati Disita
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
INDEF Dorong Pajak Progresif Kendaraan Listrik, Daerah Berpotensi Raup Triliunan Rupiah
• 6 jam laludisway.id
thumb
Wamendagri Bima Apresiasi SAPA UMKM sebagai Langkah Penguatan Ekosistem Usaha
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Nomor Telepon dan Media Sosial: Antara Ruang Kebebasan dan Ruang Tanggung Jawab
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Sirine ‘Tot Tot Wuk Wuk’ Tetap Dibekukan, Pengecualian untuk Patroli di Tol
• 40 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.