Grab dan Gojek akan menghentikan skema berlanganan layanan Hemat bagi mitra driver ojol, yang secara otomatis memengaruhi metode penentuan harga layanan GrabBike Hemat dan GoRide Hemat bagi konsumen untuk perjalanan jarak dekat.
Mitra pengemudi ojol selama ini harus berlangganan layanan Hemat untuk bisa mendapatkan order konsumen khusus layanan tersebut. Driver ojol setidaknya harus bayar berlangganan Rp 20.000 untuk 10 trip.
Walau skema berlangganan layanan Hemat untuk mitra driver ojol ini sudah tidak ada, namun layanan GrabBike Hemat dan GoRide Hemat bagi konsumen akan tetap tersedia, tapi dengan dilakukan penyesuaian harga.
Neneng Goenadi, CEO Grab Indonesia, mengatakan bahwa penutupan itu dilakukan karena Grab menilai diperlukan penyesuaian yang lebih baik lagi. "Penutupan program langganan ini juga dilakukan guna menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi seluruh pihak," kata Neneng, dalam siaran pers yang diterima kumparanTECH.
Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, menjelaskan program berlangganan Hemat untuk mitra driver diuji coba pada November 2025, lalu diperluas secara nasional pada Februari 2026. Setelah berjalan selama tiga bulan, hasil evaluasi menunjukkan skema itu perlu keseimbangan yang lebih baik untuk kesejahteraan mitra pengemudi.
“Oleh karena itu, kami memutuskan untuk menghentikan program langganan tersebut (Hemat untuk mitra driver ojol) efektif dalam waktu dekat,” tutur Hans.
Ke depan, layanan GoRide Hemat dan GrabBike Hemat tetap tersedia bagi konsumen, namun dilakukan penyesuaian harga. Hans bilang GoRide Hemat akan mengikuti sistem potongan komisi 8 persen bagi mitra driver ojol, seperti pada GoRide standar.
Gojek mulai melakukan penyesuaian bisnisnya pada regulasi baru Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.
“Kami berkomitmen untuk menyesuaikan skema bagi hasil di mana 92 persen dari setiap perjalanan GoRide akan menjadi hak pengemudi. Ini adalah perubahan yang cukup besar untuk kami,” kata Hans.
Baik Gojek dan Grab, berjanji terus melanjutkan sejumlah program untuk mitra pengemudinya, termasuk Bonus Hari Raya (BHR) dan memfasilitasi BPJS Ketenagakerjaan.





