Putin Usul ke Xi Jinping, Uranium Iran Ditransfer ke Rusia

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, Kamis (21/5/2026), mengatakan bahwa Teheran dan Washington harus membahas usulan Moskow untuk mentransfer uranium yang diperkaya Iran ke Rusia. Ketika berbicara dalam konferensi pers di Moskow, Peskov mengatakan AS belum menerima usulan tersebut.

Menurut Peskov, Presiden Rusia Vladimir Putin membahas usulan tersebut dengan Presiden China Xi Jinping dalam sebuah pembicaraan tertutup.

Baca Juga
  • Trump Tolak 'Bayar' Tol di Selat Hormuz dan Ancam Sita Uranium Iran
  • Mojtaba Instruksikan Lawan Segala Upaya AS Pindahkan Uranium Diperkaya Keluar dari Iran
  • Iran Siap Perkaya Uranium 90 Persen jika AS Kembali Menyerang

"Mereka membahas Iran selama pertemuan di jamuan minum teh. Dia (Putin) membagikannya (gagasan tersebut)," kata juru bicara Kremlin itu.

Peskov menolak memberikan detail tambahan, dengan mengatakan: "Justru karena itulah percakapan tersebut diadakan secara tertutup."

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Secara terpisah mengomentari Kuba, Peskov mengatakan blokade AS terhadap pulau itu memiliki konsekuensi bencana bagi rakyat biasa.

"Blokade terhadap pulau itu sendiri belum pernah terjadi sebelumnya dan memiliki konsekuensi kemanusiaan yang dahsyat bagi rakyat biasa yang tinggal di sana," katanya.

"Tentu saja, 'pamer kekuatan' lebih lanjut dalam bentuk armada ini dan sebagainya hanya akan memperburuk situasi bagi penduduk pulau tersebut," tambahnya.

Menanggapi tuduhan AS terhadap mantan pemimpin Kuba Raul Castro, Peskov mengatakan Moskow menentang taktik tekanan paksa terhadap para pemimpin politik senior.

"Kami percaya bahwa dalam keadaan apa pun metode seperti itu, yang berbatasan dengan metode kekerasan, tidak boleh diterapkan kepada para pemimpin negara tertinggi saat ini atau mantan pemimpin. Bahkan, ini bukan pertama kalinya kita melihat hal ini. Kami tidak menyetujui hal ini," katanya.

"Kami percaya bahwa tekanan yang diberikan kepada Kuba tidak dapat dibenarkan," tambahnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara, Anadolu
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamen Ekraf Harap Kolaborasi Pokémon dan Dangdut Bisa Tembus Panggung Global
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
3 Pendaki Gunung Dukono Tewas, Penyedia Jasa Open Trip Ditetapkan Tersangka
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Soal Video Dugaan Penolakan Visum terhadap Seorang Pasien di RSUD Dr Pirngadi Medan, Ini Kata Manajemen
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Foto: Jembatan Putus, Rakit Darurat Jadi Transportasi Warga Padang Pariaman
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan 27-28 Mei 2026 saat Libur Iduladha
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.