Kebakaran di Binus Kemanggisan, Api dari Ruang Auditorium Lantai 5

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran melanda kampus Bina Nusantara (Binus) Anggrek di kawasan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (22/5/2026) pagi.

Kasie Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi menyampaikan, titik api berasal dari ruang auditorium di lantai 5 gedung kampus.

"Objek yang terbakar dari ruangan auditorium di lantai 5, saat kita datang itu api memang menyala dan asapnya cukup tebal memenuhi ruangan," kata Syaiful kepada Kompas.com di lokasi, Jumat.

Baca juga: Kebakaran di Binus Kemanggisan Jakbar, Asap Tebal Kepung Area Kampus

Api hanya membakar area ruangan auditorium dan tidak merembet ke ruangan lainnya.

Namun, personel damkar yang berada di lokasi akan menyisir tiap-tiap lantai untuk memantau apakah ada titik potensi kemunculan api baru.

Sejak pukul 09.00 WIB, kobaran api utama sudah berhasil dipadamkan dan memasuki tahap penguraian material setelah pendinginan.

"Kita sudah nyisir semua yang terbakar di ruang auditorium. Jadi kita sudah cek semuanya. Pendinginan sudah lewat, tinggal overhaul, masih ada sedikit-sedikit bara yang kita harus padamkan," kata Syaiful.

Pantauan Kompas.com di lokasi pukul 09.15 WIB, total 12 unit pemadam kebakaran masih berada di area kampus Binus Anggrek.

Sebuah mobil dengan kipas besar pun dikerahkan untuk menyedot asap tebal keluar dari dalam gedung.

Dalam proses pemadaman, petugas sempat mengalami sedikit hambatan untuk menemukan titik awal api.

Baca juga: Kebakaran di Kampus Binus Kemanggisan Jakbar, Damkar Kerahkan 5 Mobil

Hal ini dikarenakan asap pekat yang sudah memenuhi seluruh area lantai 5 saat petugas tiba di lokasi.

"Begitu kita sampai, kondisi gedung lantai 5 itu memang asapnya sudah penuh, sudah tebal. Jadi kita harus masuk menggunakan alat breathing apparatus (alat bantu pernapasan) baru kita lakukan pemadaman dan mencari titik-titik api. Titik apinya agak sulit ditemukan karena tertutup asap," jelas Syaiful.

Meski demikian, setelah titik api ditemukan, petugas langsung melakukan pemadaman hingga kondisi dapat dikendalikan.

Petugas juga membongkar sejumlah bagian ruangan untuk memastikan api benar-benar mati.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Kondisinya saat ini sudah mendekati aman. Terus sudah dibongkar-bongkarin di glasswool-nya (peredam), sudah dibuka-bukain semua, dilihatin sampai ke lorong sudah tidak ada titik api yang besar. Mungkin juga masih ada sisa dari bara-bara dikit, kecil-kecil saja," tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Awas PD3! Darat-Laut-Udara Rusia Gelar Latihan Nuklir Besar-Besaran
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
ASN PPPK Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Menyejahterakan Guru Indonesia
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Kampus Binus Anggrek Kuliah Online Imbas Kebakaran, Mahasiswa Bingung Dilarang Masuk
• 6 jam lalukompas.com
thumb
10 Kota ASEAN dengan Gaji Tertinggi 2026
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lima Motor Dilaporkan Hilang ke Radio SS Hari Ini, Mulai Dicuri di Kos hingga Digelapkan Teman
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.