JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur memastikan kemacetan di Jalan Raya Bogor akibat gangguan alat berat pada Jumat (22/5/2026) pagi kini telah terurai dan kondisi lalu lintas kembali normal.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Emiral, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bukan disebabkan truk mogok. Gangguan terjadi karena alat berat mengalami kendala sehingga tidak bisa dinaikkan ke atas truk trailer.
"Sudah normal pukul 07.45 WIB. Itu bukan karena truk mogok, tetapi alat berat yang mogok enggak bisa naik ke trailer, tapi sudah diangkut sekarang," ungkap Emiral saat dikonfirmasi, Jumat.
Baca juga: 30 Lampu Jalan di Jalan Raya Bogor Jaktim Mati akibat Kabel Dicuri
Menurut Emiral, saat kepadatan lalu lintas terjadi, petugas Dishub bersama kepolisian langsung melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Bogor untuk mengurai kemacetan.
"Sempat rekayasa lalu lintas, kita contraflow atau lawan arus, untuk mengurai kepadatan pagi tadi," katanya.
Sementara itu, video yang diunggah akun Instagram @info.jakartatimurr memperlihatkan sebuah truk trailer berhenti di tengah Jalan Raya Bogor arah Cililitan.
Tampak pula alat berat berada di belakang truk yang diduga hendak dinaikkan ke atas trailer tersebut.
Baca juga: PKL di Trotoar Jalan Raya Bogor Ditertibkan, Dinilai Picu Kemacetan
Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di Jalan Raya Bogor sempat mengalami kepadatan karena truk dan alat berat berhenti di tengah jalan.
"Ini dia yang bikin macet di Jl Raya Bogor Kramat Jati, pada Jum'at pagi ini (22/5/26). Truk trailer mengalami gangguan," tulis keterangan akun @info.jakartatimurr.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang