Walubi Gelar Pengobatan Gratis di Candi Borobudur, Cek Syarat dan Cara Masuknya

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Walubi menyiapkan sejumlah rangkaian kegiatan jelang peringatan Tri Suci Waisak atau tahun 2570 Buddhist Era yang jatuh pada 31 Mei 2026. Salah satunya adalah bakti sosial pengobatan gratis yang diselenggarakan di kawasan Taman Lumbini, Candi Borobudur.

Koordinator Baksos Pengobatan Gratis Waisak WALUBI, Jeffri S. Tanudjaja, mengatakan, kegiatan baksos akan dimulai pada 23-24 Mei 2026. Pengobatan gratis ini terbuka untuk masyarakat umum.

Layanan pengobatan gratis yang diberikan berupa pengobatan umum dan spesialis, pengobatan gigi, pengobatan mata (termasuk operasi katarak dan pembagian kaca mata baca), dan operasi bedah minor.

"Kami persilakan masyarakat langsung datang ke lokasi. Cukup daftar di tempat kami lalu kami akan arahkan sesuai dengan penyakit yang mereka derita," kata Jeffri, dalam program Metro Siang Metro TV, Kamis, 21 Mei 2026.
 

Baca Juga :

Jelang Waisak 2026, Walubi Gelar Karya Bakti di Taman Makam Pahlawan


Dia mengingatkan, bahwa untuk pengobatan gigi, mata, dan operasi bedah minor akan dilakukan di tempat terpisah. Terlebih untuk pengobatan mata dan operasi bedah minor, pihaknya melakukan skrining mulai 22 Mei 2026.

Jeffri memastikan pihaknya tidak mematok kuota pasien per harinya. Namun yang pasti, Pihaknya hanya mampu melayani antara 3.000 hingga 4.000 pasien per hari.

"Persyaratan maupun kuota itu tidak kami adakan. Kami terbuka berapapun jumlahnya," kata Jeffri.

Untuk tahun ini, Walubi menjalin kerja sama dengan Polda Jawa Tengah (Jateng). Kerja sama ini bertujuan untuk melancarkan skrining TBC.

"Jadi kami juga akan bantu di sini," tutur Jeffri.

Dia juga memastikan masyarakat yang ingin datang tidak perlu membayar tiket masuk ke kawasan Candi Borobudur. Nanti mereka akan diarahkan masuk melalui pintu Manohara.

"Jadi mereka tidak perlu membayar tiket masuk ke ke Candi Borobudur," ucapnya.



Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadi Tersangka, Sopir Taksi Green SM Dinilai Lalai Tertemper KRL di Bekasi
• 23 menit laludetik.com
thumb
Sirene-Strobo Tak Boleh Berlebihan, Ini 8 Protokol Teknis Pengawalan Polantas
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Terdakwa Pembunuhan Kepala Cabang Bank Tolak Bayar Restitusi Rp 5,8 Miliar, Ini Alasannya
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Mendagri Minta Daerah Segera Realisasikan TKD Pascabencana Rp10,6 T
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Menelusuri Jejak Teror Pocong yang Bikin Geger Warga Tangerang
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.