Sita Harta Koruptor, Intan Dewi: Menegakkan Mandat Reformasi dan Mengembalikan Kedaulatan Ekonomi Rakyat

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Dua puluh delapan tahun Reformasi adalah momentum penting untuk kembali meneguhkan arah perjuangan bangsa.

Reformasi tidak lahir semata untuk menghadirkan kebebasan politik, tetapi juga untuk memastikan negara berdiri tegak melindungi kepentingan rakyat serta menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

BACA JUGA: Buku Berjudul Kampus Pergerakan Diluncurkan di Hari Reformasi, Heroe Waskito: Penegakan Hukum Harus Jadi Fokus Saat Ini

Salah satu mandat moral dan politik yang paling kuat dari gerakan Reformasi 1998 adalah tuntutan agar negara bertindak tegas terhadap korupsi dan penyalahgunaan kekayaan negara.

Seruan “Sita Harta Koruptor untuk Subsidi Rakyat” bukan sekadar slogan perjuangan, melainkan panggilan sejarah agar hasil kejahatan terhadap negara dikembalikan sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat.

BACA JUGA: Ketua PBNU Apresiasi Langkah Kejagung Rampas Harta Koruptor

Dalam konteks itulah, langkah penegakan hukum terhadap korupsi, mafia sumber daya alam, kebocoran penerimaan negara, dan penyalahgunaan aset negara harus dipandang sebagai bagian dari pelaksanaan amanat Reformasi dan pengejawantahan Pasal 33 UUD 1945.

KRAy Intan Dewi Rumbinang, Ketua Umum ARENAS Prabowo 08 sekaligus bagian dari forum 98 Resolution Network menegaskan bahwa Reformasi harus terus dijaga agar tidak kehilangan arah perjuangannya.

BACA JUGA: Kejaksaan Sudah Siap Merampas Harta Koruptor Honggo Wendratno

“Reformasi bukan hanya tentang kebebasan politik, tetapi juga tentang keberanian negara menegakkan keadilan ekonomi. Negara tidak boleh kalah terhadap koruptor, mafia ekonomi, maupun pihak-pihak yang merampas hak rakyat melalui penyalahgunaan kekuasaan dan kekayaan negara,” ujar KRAy Intan Dewi Rumbinang.

Menurutnya, penyitaan aset hasil korupsi harus dimaknai sebagai upaya mengembalikan kedaulatan ekonomi negara dan memastikan kekayaan nasional dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

“Harta hasil korupsi bukan milik pribadi para pelaku kejahatan. Itu adalah hak rakyat yang harus dikembalikan untuk membangun pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, kesejahteraan petani, nelayan, buruh, dan masa depan generasi bangsa,” lanjutnya.

Dia juga menegaskan bahwa demokrasi politik yang telah diperjuangkan sejak Reformasi harus berjalan beriringan dengan demokrasi ekonomi. Sebab tanpa pemerataan kesejahteraan dan keberpihakan terhadap rakyat, demokrasi hanya akan menjadi prosedur politik tanpa keadilan sosial.

Momentum 28 Tahun Reformasi harus menjadi pengingat bahwa cita-cita besar bangsa belum selesai.

Negara dituntut untuk terus memperkuat pemberantasan korupsi, menutup kebocoran kekayaan negara, memperbaiki tata kelola sumber daya alam, dan memastikan APBN benar-benar menjadi instrumen kesejahteraan rakyat.

Di tengah tantangan global dan tekanan ekonomi dunia, bangsa Indonesia membutuhkan persatuan, keberanian moral, dan kepemimpinan yang berpihak pada kepentingan rakyat banyak. Reformasi harus terus dijaga sebagai jalan menuju kemandirian ekonomi nasional dan keadilan sosial.

Karena pada akhirnya, kekuatan sebuah negara tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonominya, tetapi dari sejauh mana negara mampu menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya.

Intan menegaskan sita harta koruptor bukan sekadar penegakan hukum. Ia adalah mandat Reformasi. Ia adalah panggilan keadilan sejarah.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramalan Zodiak Hari Ini, Jumat 22 Mei 2026: Asmara Taurus Memanas, Karier Sagitarius Melesat
• 2 jam lalutabloidbintang.com
thumb
KNKT: Masinis KA Argo Bromo Anggrek Lakukan Pengereman 1,3 KM Sebelum Kecelakaan di Bekasi
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
KPK Disebut Berisiko Terjebak Penyidikan "Lorong Sempit"
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Kemendes PDT Gandeng Lebih dari 70 Mitra untuk Perkuat Ekonomi Desa dan Dorong Ekspor BUMDes
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Menhan: Misi Kemanusiaan BOP untuk Gaza Tertunda Gegara Konflik AS-Iran Memanas| JMP
• 22 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.