Kebakaran Binus Anggrek, Damkar Sempat Kesulitan Temukan Titik Api

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat sempat mengalami kendala saat memadamkan api di kampus Bina Nusantara (Binus) Anggrek, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (22/5/2026) pagi.

Kendala utama yang dihadapi berupa kepulan asap sangat pekat yang memenuhi titik awal munculnya api, yakni di ruang auditorium lantai 5.

Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengungkapkan bahwa tebalnya asap membuat jarak pandang petugas menjadi sangat terbatas dan kesulitan bernapas saat pertama kali tiba di lokasi kejadian.

"Begitu kita sampai, kondisi gedung lantai 5 itu memang asapnya sudah penuh, sudah tebal. Jadi kita harus masuk menggunakan alat breathing apparatus (alat bantu pernapasan) baru kita lakukan pemadaman dan mencari titik-titik api," ujar Syaiful kepada Kompas.com di lokasi, Jumat.

Baca juga: Kebakaran di Binus Anggrek Jakbar, Api dari Ruang Auditorium Lantai 5

Syaiful mengakui bahwa sumber titik api tidak langsung terlihat saat petugas menerobos masuk ke dalam ruangan.

Petugas pun memerlukan waktu untuk menyisir ruangan dan mengeluarkan asap sebelum akhirnya memadamkan titik api.

"Titik apinya agak sulit ditemukan karena tertutup asap, seperti itu," sambungnya.

KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo Kemacetan di Jalan Rawa Belong, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat imbas kebakaran di gedung kampus Bina Nusantara (Binus) Anggrek, Jumat (22/5/2026) pagi

Untuk mempercepat proses pembuangan asap tebal yang terkurung di dalam gedung, petugas di lapangan mengerahkan satu unit mobil pemadam yang dilengkapi dengan alat kipas besar khusus penyedot asap.

Mobil itu pun terparkir di area parkiran gedung kampus, bersama dengan mobil pengangkut air lainnya.

Setelah titik api di dalam auditorium berhasil ditemukan, petugas pun langsung melakukan pemadaman hingga berhasil dilokalisir pada 08.00 WIB.

Baca juga: Kebakaran Binus Anggrek Jakbar Padam, Petugas Mengurai Bara Api

Proses pemadaman pun dilanjutkan dengan pendinginan yang selesai pada pukul 09.00 WIB.

Saat ini, kobaran api utama dipastikan sudah padam dan operasi berlanjut pada penguraian material sisa kebakaran.

"Situasinya saat ini sudah proses overhaul (penguraian). Jadi kita sudah nyisir semua yang terbakar di ruang auditorium. Jadi kita sudah cek semuanya. Pendinginan sudah lewat, tinggal overhaul, masih ada dikit-dikit bara yang kita harus padamkan," jelas Syaiful.

Untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali, personel pemadam harus membongkar material peredam suara glasswool yang menempel pada ruangan auditorium tersebut.

"Kondisinya sudah mendekati aman. Terus sudah dibongkar-bongkarin di glasswool-nya, sudah dibuka-bukain semua, dilihatin sampai ke lorong gitu sudah tidak ada titik api yang besar. Mungkin juga masih ada sisa dari bara-bara dikit, kecil-kecil saja," tuturnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Kebakaran di Binus Anggrek Jakbar, Arus Lalin Sempat Macet Total


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Petani Wajib Tahu! Simak Cara Cek dan Tebus Pupuk Subsidi Mei 2026
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jumhur Hidayat Singgung Pengolahan Sampah di Bogor dan Depok
• 8 detik laluliputan6.com
thumb
Menhub: Ada 1.810 Perlintasan Sebidang Tak Dijaga di Indonesia
• 23 jam laludisway.id
thumb
Ingin Warganya Bisa Ikut Nonton, Kota New York Undi 1.000 Tiket Murah Piala Dunia 2026
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Reaksi Trump soal Pertemuan Putin & Xi Jinping, Bandingkan Upacara Sambutan di China
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.