Pasutri Keturunan Tionghoa-Jerman Ditangkap karena Diduga Menggunakan Kuliah Palsu untuk Mengumpulkan Informasi Intelijen

erabaru.net
5 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Polisi Jerman pada Rabu (20 Mei) menangkap sepasang suami-istri warga negara Jerman keturunan Tionghoa dengan tuduhan terlibat aktivitas spionase untuk Partai Komunis Tiongkok (PKT), serta berupaya mencuri informasi teknologi canggih yang dapat digunakan untuk kepentingan militer. Jaksa menyebut pasangan itu mengundang ilmuwan Jerman ke Tiongkok dengan dalih memberikan “ceramah berbayar”, padahal audiens sebenarnya adalah personel perusahaan industri militer PKT.

Kantor Jaksa Federal Jerman menyatakan pasangan tersebut ditangkap di Munich. Jaksa menuduh keduanya “bekerja untuk sebuah badan intelijen PKT”.

Berdasarkan undang-undang privasi Jerman, nama lengkap mereka tidak diungkap. Mereka hanya disebut sebagai Xuejun C. dan Hua S. Dari namanya, keduanya diduga merupakan pasangan suami-istri keturunan Tionghoa.

Pasangan itu dituduh secara ilegal mendekati ilmuwan dari universitas dan lembaga penelitian Jerman, dengan target utama profesor di bidang dirgantara, ilmu komputer, dan kecerdasan buatan (AI).

Untuk mendekati target, pasangan tersebut diduga menyamar sebagai penerjemah atau karyawan industri otomotif.

Jaksa menyatakan bahwa mereka mengundang sejumlah ilmuwan ke Tiongkok dengan alasan memberikan “seminar berbayar kepada masyarakat”. Namun kenyataannya, para peserta seminar tersebut adalah staf perusahaan industri militer PKT.

Selain pasangan itu, jaksa juga menyebut pihak berwenang telah mengambil “langkah lanjutan” terhadap 10 orang lainnya di Munich, Berlin, dan daerah lain. Namun sejauh ini mereka belum dianggap tersangka, melainkan saksi yang kemungkinan memiliki informasi terkait kasus tersebut.

Belakangan ini, Jerman telah mengalami beberapa kasus spionase besar yang menarik perhatian publik dan berkaitan dengan PKT.

Awal pekan ini, Wakil Ketua Komite Pengawas Intelijen Jerman, Konstantin von Notz, juga memperingatkan bahwa ancaman dari PKT terus meningkat.

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dukung Bansos Digital, Dukcapil Percepat Integrasi Data Kependudukan di Jatim
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
Insentif Tetap Jalan, Pembiayaan Kendaraan Listrik BRI Finance Tumbuh Positif
• 4 jam lalumediaapakabar.com
thumb
INDEF Dorong Pajak Progresif Kendaraan Listrik, Daerah Berpotensi Raup Triliunan Rupiah
• 9 jam laludisway.id
thumb
Kejati Jakarta Tetapkan Eks Dirjen SDA Kementerian PU Tersangka Kasus Korupsi, Kerugian Negaga Capai Rp16 Miliar
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Indonesia Jadi Pencetus Roblox Kids, Pengguna di Bawah 16 Tahun Dibatasi
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.