Pemkab Muba Fasilitasi Pemulangan Anak PMI Terlantar dari Malaysia

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, PALEMBANG — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatra Selatan memfasilitasi pemulangan seorang anak pekerja migran Indonesia asal Bayung Lencir yang sempat terlantar di Malaysia. 

Anak berusia empat tahun itu tiba di Palembang pada Kamis (21/5/2026) malam setelah menjalani proses repatriasi dari Johor Bahru melalui Batam.

Anak perempuan bernama Nur Iramaya binti Abdullah tersebut langsung diserahkan kepada ibu kandungnya setibanya di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Baca Juga

  • Muba Siapkan Tenaga Kerja Migas Profesional Lewat Pelatihan dan Sertifikasi
  • Hadapi Transisi Energi, Muba Dorong Green Skills Pekerja Migas dan Batubara

Prosesi penyerahan dilakukan oleh perwakilan KJRI Johor Bahru Rizal kepada Kepala Disnakertrans Muba Herryandi Sinulingga dan Kepala BP3MI Sumatra Selatan Waydinsyah, disaksikan Camat Bayung Lencir Zukar, Kepala Desa Kali Berau, serta keluarga korban.

Kepala Disnakertrans Musi Banyuasin Herryandi Sinulingga mengatakan pemerintah daerah turun langsung memastikan proses pemulangan warga berlangsung hingga tiba kembali di keluarga. 

Langkah tersebut, kata dia, merupakan instruksi langsung Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet.

“Puji syukur malam ini tugas kemanusiaan kita berjalan dengan lancar dan aman. Anak kita, Nur Iramaya binti Abdullah, sudah diterima langsung oleh ibu kandungnya dalam keadaan sehat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/5/2026).

Dia menegaskan, Disnakertrans Muba bersama pemerintah kecamatan dan desa akan terus memantau pemenuhan hak tumbuh kembang serta pengasuhan anak tersebut setelah kembali ke kampung halamannya.

“Setelah ini, kami akan terus memantau pemenuhan hak tumbuh kembang dan pengasuhan anak ini di kampung halamannya,” katanya.

Sementara itu, Kepala BP3MI Sumatra Selatan Waydinsyah menjelaskan pemulangan dilakukan melalui koordinasi lintas negara bersama KJRI Johor Bahru, BP3MI Kepulauan Riau, pihak imigrasi, serta Kementerian Luar Negeri.

“Proses pemulangan ini merupakan hasil koordinasi intensif yang kami bangun bersama KJRI Johor Bahru, BP3MI Kepulauan Riau, serta pihak imigrasi. Anak pekerja migran ini dipulangkan melalui program repatriasi migran resmi,” katanya.

Menurut dia, BP3MI memastikan seluruh dokumen dan fasilitasi pemulangan antarprovinsi berjalan sesuai standar perlindungan warga negara.

“Kami mengapresiasi respons cepat dan sinergi dari Pemkab Muba dalam proses pemulangan ini,” ujarnya.

Secara terpisah, Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyelamatan dan pemulangan anak PMI tersebut.

“Kolaborasi yang responsif ini membuktikan komitmen negara dalam melindungi setiap warga negara di mana pun berada,” kata Toha.

Usai menjalani pemeriksaan kesehatan dan proses administrasi di bandara, Nur Iramaya bersama keluarganya langsung diberangkatkan menuju Desa Kali Berau, Kecamatan Bayung Lencir, dengan pendampingan pemerintah daerah dan perangkat desa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertamina Hulu Rokan dan Pertamina EP Teken Perjanjian Jual Beli Gas
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Menhub Ungkap Kondisi Korban Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek: 5 Masih Dirawat di RS
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Terbuka untuk Lulusan SMA/SMK, Restoran Legendaris Gado-Gado Boplo Buka Lowongan Kerja
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Emiten Grup Djarum TOWR Bagi Dividen Rp400 Miliar, Cair 19 Juni 2026
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Dirjen: Pencegahan Haji Nonprosedural Adalah Bentuk Perlindungan Negara
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.