Jepang Siap Terima Pengiriman Minyak Perdana via Selat Hormuz, Bawa 2 Juta Barel

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jepang akan menerima pengiriman minyak pertama dari Teluk Persia yang melewati Selat Hormuz.

Dikutip dari Bloomberg, Jumat (22/5), Kementerian Perdagangan Jepang mengatakan kapal Idemitsu Maru akan berlabuh di Jepang paling cepat Senin (25/5). Kapal tanker minyak mentah itu berhasil melewati Selat Hormuz pada akhir April lalu.

Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri dalam dokumen pengarahan mengatakan kapal itu dijadwalkan tiba di kilang minyak Aichi milik Idemitsu Kosan Co., mengangkut 2 juta barel minyak Arab Saudi.

Perang antara AS-Israel dengan Iran menyebabkan penutupan hampir total di Selat Hormuz, yang memicu guncangan pasokan energi yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan mendorong importir di seluruh Asia mencari alternatif pengiriman minyak dan gas alam di seluruh dunia.

Bersama dengan negara-negara maju lainnya, Jepang juga bergerak memanfaatkan cadangan strategis untuk melindungi negara dari dampak perang.

Meski beberapa kapal telah berhasil melewati Selat Hormuz, total keseluruhan pelayaran harian masih jauh lebih sedikit dibandingkan sebelum perang. Iran sedang berdiskusi dengan Oman tentang cara menetapkan sistem toll (pungutan) untuk memformalkan kendalinya atas jalur pelayaran tersebut. Hal ini disampaikan Duta Besar Iran untuk Prancis kepada Bloomberg pekan ini.

Kapal tanker yang terkait dengan Jepang, Eneos Endeavor, juga melintasi Selat Hormuz pada awal Mei. Namun, kapal Eneos Endeavor tidak disinggung dalam pengarahan.

Jepang Bakal Terima Kapal Minyak Pertama yang Berhasil Lewati Selat Hormuz Sejak Perang di Iran

Jepang akan menerima pengiriman minyak pertama dari Teluk Persia yang melewati Selat Hormuz.

Dikutip dari Bloomberg, Jumat (22/5), Kementerian Perdagangan Jepang mengatakan kapal Idemitsu Maru akan berlabuh di Jepang paling cepat Senin (25/5). Kapal tanker minyak mentah itu berhasil melewati Selat Hormuz pada akhir April lalu.

Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri dalam dokumen pengarahan mengatakan kapal itu dijadwalkan tiba di kilang minyak Aichi milik Idemitsu Kosan Co., mengangkut 2 juta barel minyak Arab Saudi.

Perang antara AS-Israel dengan Iran menyebabkan penutupan hampir total di Selat Hormuz, yang memicu guncangan pasokan energi yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan mendorong importir di seluruh Asia mencari alternatif pengiriman minyak dan gas alam di seluruh dunia.

Bersama dengan negara-negara maju lainnya, Jepang juga bergerak memanfaatkan cadangan strategis untuk melindungi negara dari dampak perang.

Meski beberapa kapal telah berhasil melewati Selat Hormuz, total keseluruhan pelayaran harian masih jauh lebih sedikit dibandingkan sebelum perang. Iran sedang berdiskusi dengan Oman tentang cara menetapkan sistem toll (pungutan) untuk memformalkan kendalinya atas jalur pelayaran tersebut. Hal ini disampaikan Duta Besar Iran untuk Prancis kepada Bloomberg pekan ini.

Kapal tanker yang terkait dengan Jepang, Eneos Endeavor, juga melintasi Selat Hormuz pada awal Mei. Namun, kapal Eneos Endeavor tidak disinggung dalam pengarahan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waspada Wawancara Kerja Fiktif di Surabaya: Motor Korban Dibawa Lari dengan Modus Pasang GPS
• 54 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Cerita teman kumparan Jalani Peran Perempuan Generasi Sandwich
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Melanggar Lalu Lintas, Siswa hanya Dapat Surat Teguran
• 1 jam laluharianfajar
thumb
DKI Target 50 RW Kumuh Ditangani Tahun Depan
• 2 jam laludetik.com
thumb
Polisi Minta Korban Kekerasan Seksual Dosen di UPN Yogya Buat Laporan
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.