RDF Rorotan Jakarta Nantinya Hanya Terima Sampah Anorganik yang Sudah Dipilah

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membuat fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan di Jakarta Utara hanya menerima sampah anorganik yang sudah dipilah dari rumah tangga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan, saat ini RDF Rorotan masih menerima sampah rumah tangga yang tercampur.

Namun, ke depan, RDF akan diarahkan untuk mengolah sampah anorganik yang sudah dipilah dari sumbernya.

“Ke depan, RDF Rorotan juga direncanakan hanya menerima sampah anorganik yang sudah terpilah dari rumah tangga,” kata Dudi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat (22/5/2026).

Baca juga: RDF Rorotan Dinilai Tak Bisa Jadi Solusi Tunggal Atasi Sampah Jakarta

Saat ini RDF Rorotan mampu menerima sekitar 400 hingga 700 ton sampah per hari. Kapasitas itu nantinya akan ditingkatkan secara bertahap menjadi 1.000 ton per hari hingga akhir 2026.

Peningkatan kapasitas tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan akses jalan menuju fasilitas, penambahan armada truk compactor terbaru, serta masukan dari warga sekitar area RDF Rorotan.

Menurut Dudi, penguatan pemilahan sampah dari rumah tangga menjadi bagian dari target jangka panjang Pemprov DKI Jakarta dalam pengelolaan RDF.

“Mengoptimalkan pemilahan sampah di rumah tangga (sumber), lalu mengelola sampah anorganik terpilah di fasilitas RDF,” ujar dia.

Dudi menjelaskan kualitas RDF sangat dipengaruhi karakteristik sampah yang diproses. Karena itu, sampah anorganik yang sudah dipilah dinilai akan menghasilkan kualitas RDF yang lebih baik.

“Kualitas RDF akan sesuai dengan karakteristik sampah yang diproses. Semakin baik karakteristik sampah, dalam hal ini didominasi material anorganik, maka kualitas produk RDF diyakini semakin tinggi,” kata dia.

Saat ini, RDF Rorotan memiliki kapasitas desain untuk mengolah 2.500 ton sampah per hari.

Baca juga: RDF Plant Dinilai Tepat Atasi Sampah Jakarta, Residu Diolah Jadi Bahan Bakar Industri

Namun, operasional yang berjalan masih berada di kisaran 400–700 ton per hari dan akan ditingkatkan secara bertahap hingga 1.000 ton per hari sampai akhir 2026.

Pemprov DKI Jakarta menilai keberadaan RDF penting untuk membantu mengurangi ketergantungan Jakarta terhadap Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang saat ini kapasitasnya semakin terbatas.

“Sebagai Ibukota negara Indonesia dan pusat pertumbuhan ekonomi Nasional, Jakarta yang memiliki visi sebagai Kota Global, masih sangat bergantung kepada TPST Bantargebang yang berlokasi di luar wilayah Jakarta dalam pengelolaan sampah. Kondisi TPST Bantargebang telah mendekati daya tampung maksimumnya,” ujar Dudi.

Menurut dia, RDF akan memberikan kontribusi besar dalam mengurangi jumlah sampah yang setiap hari dikirim ke Bantargebang.

“Saat RDF beroperasi dengan kapasitas penuh, maka RDF akan mengolah 2.500 ton sampah dari 7.800 ton sampah per hari yang diangkut ke TPST Bantargebang,” kata dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Meski demikian, RDF masih menghadapi tantangan karena sampah rumah tangga yang masuk ke fasilitas pengolahan sebagian besar masih dalam kondisi tercampur sehingga berpotensi menimbulkan bau.

Kini, Fasilitas RDF dilengkapi dengan sistem pengendalian emisi dan kebauan, antara lain: 4 set deodorizer serta rangkaian air pollution control device: cyclone, baghouse filter, wet scrubber, wet electrostatic precipitator, dan filter karbon aktif.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Grup ABMM Tambah Kapal, Incar Logistik Tambang hingga Logam
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Hilirisasi Kakao Indonesia Terus Didorong, BPDP Libatkan UMKM dan Generasi Muda
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Foto: Relawan Desak Keselamatan Jurnalis yang Diculik Israel
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Putri Ahmad Bahar Mengaku Disuruh Lepas Hijab hingga Ditodong Pistol oleh Hercules: Ngapain Ancam-ancam Saya?
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Geely Siap Tarung di Segmen Pasar NEV, Pasang Target 80 Dealer
• 5 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.