Bisnis.com, JAKARTA — PT ABM Investama Tbk. (ABMM) melalui entitas usahanya, PT Alfa Trans Raya (ATR), meluncurkan armada container vessel terbesar bernama Alfa Trans Tiga untuk memperkuat layanan logistik di berbagai sektor industri, terutama pertambangan, energi, dan pengolahan mineral.
PT Alfa Trans Raya (ATR) meluncurkan armada container vessel terbaru bernama Alfa Trans Tiga di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (22/5/2026). Kapal tersebut menjadi armada dengan kapasitas terbesar yang dimiliki perseroan untuk memperkuat layanan logistik maritim, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
ATR merupakan anak usaha PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics), yang terafiliasi dengan emiten tambang PT ABM Investama Tbk. (ABMM). Saham ABMM sendiri dikenal sebagai salah satu koleksi investor kawakan Lo Kheng Hong.
Direktur Utama PT Alfa Trans Raya Ety Puspitasari mengatakan peluncuran Alfa Trans Tiga menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat kapasitas layanan logistik nasional dan mendukung kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.
“Alfa Trans Tiga merupakan bagian dari investasi jangka panjang kami untuk memastikan kapasitas angkut yang memadai, jadwal layanan yang lebih terjaga, serta dukungan operasional yang makin solid bagi pelanggan di berbagai wilayah strategis,” ujar Ety dalam keterangan resmi, Jumat (22/5/2026).
Sebagai kapal dengan kapasitas terbesar milik ATR, Alfa Trans Tiga dirancang untuk pengangkutan kontainer dengan cargo hold yang luas dan efisien. Kapal tersebut juga telah memenuhi persyaratan untuk menangani kargo khusus, termasuk muatan berbahaya atau dangerous goods.
Baca Juga
- ABMM Kembangkan Platform Pengadaan Berbasis AI dan Data
- Pesona Kuat Batu Bara, dari ABMM Lo Kheng Hong, MEJA, Hingga FITT
- Strategi ABMM Pacu Pendapatan, Tambang Baru Jadi Andalan
Penambahan armada ini ditujukan untuk meningkatkan fleksibilitas distribusi logistik pelanggan di berbagai sektor industri, terutama pertambangan, energi, dan pengolahan mineral. Menurut Ety, perusahaan ingin memastikan layanan logistik yang lebih aman, terukur, dan adaptif, termasuk untuk wilayah operasional terpencil.
Menurutnya, ATR berencana menambah armada kapal baru dalam lima tahun mendatang sebagai bagian dari implementasi strategi jangka panjang CKB Logistics.
Sementara itu, Direktur Utama CKB Logistics Iman Sjafei menjelaskan Alfa Trans Tiga diproyeksikan memperkuat distribusi logistik terintegrasi pada koridor pelayaran menuju Sulawesi serta kawasan Indonesia bagian tengah dan timur.
“Wilayah ini menjadi salah satu pusat pertumbuhan industri yang membutuhkan dukungan logistik maritim yang konsisten, baik dari sisi kapasitas, konektivitas, maupun kepastian layanan,” kata Iman.
Menurut dia, tambahan armada baru diharapkan membantu pelanggan menjaga stabilitas rantai pasok dari hulu hingga hilir secara lebih optimal.
Dalam proses pembangunannya, Alfa Trans Tiga dikembangkan dengan pengawasan ketat untuk memenuhi standar kualitas maritim dan keamanan navigasi.
Langkah tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap operational and safety excellence serta penerapan standar health, safety, and environment (HSE).
Ke depan, Alfa Trans Tiga dijadwalkan menjalani pelayaran perdana pada akhir Juni atau awal Juli 2026. CKB Logistics dan ATR berharap tambahan armada tersebut dapat memperkuat peran perusahaan dalam mendukung kebutuhan logistik nasional dan pertumbuhan bisnis pelanggan di berbagai wilayah strategis.





