Rekomendasi Destinasi Wellness di Jawa Tengah untuk Liburan yang Menenangkan

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Destinasi wisata yang menawarkan pengalaman berbasis wellness, sustainability, dan budaya lokal kini cukup diminati wisatawan. Di Jawa Tengah misalnya, ada beberapa penginapan yang fokus menerapkan konsep tersebut.

Bahkan, ada beberapa penginapan yang menerapkan berbagai praktik ramah lingkungan. Mulai dari program, arsitektur dan fasilitas yang ramah lingkungan, hingga pengelolaan limbah.

Destinasi-destinasi berikut juga menyuguhkan program yang bisa mengoptimalkan kualitas hidup para pengunjungnya. kumparan merangkum rekomendasi penginapan bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Jawa Tengah.

Rumah Atsiri Indonesia

Rumah Atsiri Indonesia lahir dari revitalisasi pabrik penyulingan Citronella yang dibangun pada 1963. Destinasi aromatic wellness ini menawarkan konsep kembali ke alam.

Berlokasi di Desa Plumbon, Tawangmangu, Jawa Tengah, Rumah Atsiri Indonesia kini berkembang menjadi destinasi yang memadukan sejarah, edukasi, wellness, dan hospitality ke dalam satu kawasan terintegrasi.

Salah satunya lewat akomodasi penginapan bernama Atsiri Glamping. Terbagi ke dalam empat tipe kamar, Atsiri Galmping memastikan operasional mereka berjalan dengan memperhatikan konsep keberlanjutan.

Dari sisi waste management, Atsiri Glamping mengurangi plastik sekali pakai dan menyediakan amenities ramah lingkungan, seperti sikat gigi bambu dan sedotan berbahan dasar beras.

"Kita sadar, karena kita mau menjaga sustainability. Makanya, kita juga berusaha untuk bagaimana mengefisiensikan, baik air, listrik, itu semua ada catatannya," kata Dewi Soesilowati, General Manager, Rumah Atsiri Indonesia, ketika berbincang dengan kumparan di Tawangmangu, Jawa Tengah.

Beberapa program yang disediakan Rumah Atsiri di antaranya, museum tour, meracik parfum, hingga morning trek. Lewat program-program itu, para pengunjung akan diajak mengenal lebih dalam berbagai macam tumbuhan, khususnya tanaman atsiri.

Selain program-program tersebut, Dewi juga menjelaskan soal pemilihan arsitektur yang memperhatikan lingkungan sekitar. Sebisa mungkin, Rumah Atsiri tak banyak mengubah lahan yang sudah ada sebelumnya.

"Dalam artian kita juga berusaha bagaimana sedikit mungkin tidak mengubah apa yang alam kasih gitu. Tetapi bagaimana kita menyesuaikan," tuturnya.

Puri Asri Hotel & Resort

Hotel yang terletak di Kota Magelang ini berdiri sejak tahun 1988. Selama puluhan tahun berdiri, Puri Asri berusaha mengedepankan konsep keberlanjutan dalam operasional dan fasilitasnya.

Penginapan yang berlokasi di tepi Sungai Progo ini menghadirkan pengalaman liburan yang tenang, dengan perpaduan fasilitas modern dan suasana alam terbuka di tengah Magelang.

Hotel ini menunjukkan komitmen terhadap sustainability melalui berbagai program pengelolaan lingkungan. Mulai dari waste management tanpa pembakaran sampah, hingga pengolahan sampah organik menjadi pupuk untuk area properti.

Selain itu, Puri Asri Hotel & Resort juga menjalankan energy and water saving program melalui penggunaan lampu LED, pemanfaatan ulang air, serta pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang membantu mengurangi penggunaan listrik di siang hari.

"Daun pun kita tidak buang. Ini dikumpul semua, kita taruh satu area, dan kita bikin pupuk," ujar Muhammad Munir, General Manager, Puri Asri Resort & Hotel Magelang.

Kalau menginap di sini, para tamu akan diajak menikmati udara yang sejuk dan segar. Suara arus sungai Progo yang cukup deras turut memberikan rasa tenang bagi para pengunjung.

Selain itu, hotel dengan luas 10 hektare ini juga memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Salah satunya fasilitas kids playground, seperti Eden’s Park yang menghadirkan permainan tradisional tanpa menggunakan listrik.

ARTOTEL Leguna Magelang

Hotel ini merupakan art-inspired designed hotel terbaru di Kota Magelang, yang mengusung pendekatan keberlanjutan melalui desain arsitektur modern tropis karya Andra Matin.

Dari arsitekturnya terlihat bahwa ARTOTEL Leguna Magelang, berkomitmen untuk mengedepankan hubungan harmonis antara bangunan dan lingkungan sekitar.

Desain hotel sengaja dirancang untuk memaksimalkan pencahayaan alami, serta sirkulasi udara. Sehingga penggunaan AC dan lampu dapat diminimalkan, guna membantu menekan konsumsi energi dan pemakaian listrik.

Saat masuk ke dalam hotel, pengunjung bisa melihat bagaimana Andra Matin menematkan banyak kisi-kisi di sudut bangunan. Hal ini membuat koridor hotel tersebut tak lagi memerlukan pendingin ruangan.

"Jadi, angin keluar dan masuk. Kalau jalan nanti perhatiin, kelihatan ada banyak banget ruang kosong, void-void itu supaya ventilasi udara dan angin kencang banget di sini. Dan cahayanya bisa menembus di setiap lantai," ujar Yulia Maria, Director of Marketing & Communication, Artotel Group.

Plataran Borobudur Resort & Spa

Penginapan ini merupakan luxury eco-resort yang menghadirkan panorama Candi Borobudur, Gunung Merapi, Pegunungan Menoreh, dan hamparan hutan jati. Terletak di Desa Tanjungan, Magelang, penginapan tersebut hanya berjarak lima menit dari Candi Borobudur.

Plataran Borobudur Resort & Spa mengedepankan pelestarian budaya, koneksi dengan alam, serta dukungan terhadap komunitas lokal sebagai bagian dari praktik pariwisata berkelanjutan.

Para tamu bisa menikmati berbagai program berbasis wellnes dan sustainability. Para tamu juga bisa merasakan pengalaman kembali ke alam di penginapan dengan lahan seluas 10 hektare ini.

Plataran menawarkan pengalaman menginap bernuansa budaya Jawa, serta berbagai aktivitas berbasis budaya dan alam yang mendorong wisata yang lebih mindful dan minim eksploitasi lingkungan.

Hotel tersebut juga meminimalisir penggunaan plastik. Amenities yang disediakan pun mengedepankan konsep keberlanjutan.

Selain itu, Plataran juga turut membantu menjaga tradisi lokal agar tetap hidup. Resort ini melibatkan masyarakat sekitar dalam aktivitas budaya, hospitality, dan penyediaan pengalaman lokal.

Sementara itu, keempat destinasi di atas juga terdaftar dalam fitur tiket Green di online travel agent (OTA) pertama di Indonesia, tiket.com. SVP of Accommodations, tiket.com, Cisyelya Bunyamin, mengatakan bahwa fitur tersebut dihadirkan untuk wisatawan yang mencari pengalaman perjalanan yang terasa personal, dekat dengan alam.

"Melalui tiket Green, kami ingin membantu masyarakat menemukan akomodasi yang tidak hanya nyaman, tetapi juga menghadirkan pengalaman menginap yang lebih bermakna," tutur Cisyelya Bunyamin.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Guru Besar UI: Kemlu Perlu Belajar dari Penanganan WNI Ditahan Israel
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Setelah Mengaku Berminat Jajal Formula E, Lando Norris Kini Incar Kesempatan Turun di Balapan Selain F1
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Dirjen: Pencegahan haji nonprosedural bentuk perlindungan negara
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Menuju ke Kota Daeng? Irfan Jaya dan M Rahmat Berpeluang Kembali Gabung PSM Makassar
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Panglima TNI Lepas 744 Prajurit Satgas TNI Konga UNIFIL Misi Perdamaian di Lebanon
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.