JAKARTA, KOMPAS.TV - Pep Guardiola resmi hengkang dari Manchester City pada akhir musim 2025-26.
Kontrak Guardiola bersama City sejatinya masih tersisa hingga Juni 2027 mendatang. Namun, manajer asal Spanyol itu memutuskan mundur setelah memimpin City selama 10 musim.
"Pep Guardiola akan mengundurkan diri sebagai Manajer Manchester City musim panas ini," tulis keterangan di laman web resmi klub, Jumat (22/5/2026).
"Pria asal Catalunya yang bergabung dengan City pada Juli 2016 itu telah memberikan efek transformatif selama sepuluh tahun masa kepemimpinannya, dan akan pergi dengan raihan 20 trofi besar – menjadikannya manajer paling sukses dalam sejarah klub kami."
Meskipun mengundurkan diri sebagai manajer Manchester City, Pep akan tetap melanjutkan hubungannya dengan City Football Group dengan mengambil peran sebagai Duta Global.
Baca Juga: Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026: Tuchel Coret Palmer, Foden, Maguire, dan Trent
Lewat peran ini, Pep Guardiola akan memberikan nasihat teknis kepada klub-klub dalam grup tersebut, mengerjakan proyek-proyek spesifik, dan melakukan kolaborasi.
“Saat saya tiba, wawancara pertama saya adalah dengan Noel Gallagher. Saya berjalan keluar sambil berpikir, 'Oke… Noel ada di sini? Ini akan menyenangkan.',” kata Guardiola.
“Dan sungguh masa-masa indah yang telah kita lalui bersama. Jangan tanyakan alasan saya pergi. Tidak ada alasan, tetapi jauh di dalam hati, saya tahu ini adalah saatnya bagi saya. Tidak ada yang abadi, jika abadi, saya akan tetap di sini. Yang abadi adalah perasaannya, orang-orangnya, kenangannya, rasa cinta yang saya miliki untuk Manchester City saya."
“Jadi saat waktu saya berakhir, berbahagialah. Oasis akan kembali lagi. Hadirin sekalian, terima kasih telah mempercayai saya."
Penulis : Gilang Romadhan Editor : Desy-Afrianti
Sumber : mancity.com
- Pep Guardiola
- Manchester City
- Premier League
- Liga Inggris
- guardiola tinggalkan city
- Liga Champions





